- YA membunuh Nurami di Pasuruan pada 15 Juli 2026 demi merampok perhiasannya.
- Pelaku berhasil diringkus Tim Jatanras Polda Jatim di Tuntang, Kabupaten Semarang, setelah buron sepekan.
- Polisi menyita barang bukti perhiasan korban yang telah dijual pelaku senilai lima juta rupiah.
SuaraJatim.id - Sore di Dusun Talang Lor, Desa Winongan Kidul, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, keramahan seorang perempuan senja bernama Nurami (79) berujung pada maut.
Tak pernah terlintas di benak nenek malang ini bahwa secangkir kopi yang ia suguhkan dengan tulus untuk tamunya, justru menjadi perjamuan terakhir sebelum nyawanya dihabisi secara keji.
Setelah sepekan menjadi buronan paling dicari, pelarian YA (35), pria di balik tragedi berdarah 15 Juli 2026 tersebut, akhirnya kandas.
Tim Jatanras Polda Jawa Timur berhasil meringkus pria yang pernah bekerja sebagai petugas keamanan ini di tempat persembunyiannya di Tuntang, Kabupaten Semarang.
Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur, mengungkap fakta yang menggetarkan hati. Motif YA menghabisi Nurami bukan sekadar soal utang piutang yang sempat santer terdengar, melainkan sebuah perampokan terencana yang dingin.
YA, yang kontrak kerjanya sebagai satpam baru saja usai, mengaku gelap mata karena butuh modal untuk mencari pekerjaan di kota lain. Targetnya adalah perhiasan emas yang selalu melekat di tubuh Nurami, saudara jauh dari pihak istrinya sendiri.
Dengan tenang, YA datang ke rumah korban menggunakan motor Honda PCX putih, mengenakan jaket dan helm hitam, serta masker untuk menyamarkan wajah. Ia menunggu momen ketika Nurami benar-benar sendirian.
Tragedi itu bermula di dapur. Saat Nurami sedang menyajikan kopi untuk menghormati tamunya, YA bergerak dari belakang.
Tanpa ampun, ia mencekik leher renta itu hingga Nurami terjatuh. Tak berhenti di situ, pelaku membanting tubuh korban ke lantai hingga tak lagi bernapas.
Baca Juga: Keluarga Widi Menanti Nyali Oknum Polisi Beji Penjemput Maut untuk Meminta Maaf Langsung
"Setelah memastikan korban tak bernyawa, pelaku mengambil kalung dan gelang emas milik korban. Barang-barang itu kemudian dijual dengan harga sekitar Rp5 juta," ungkap AKBP Jumhur di Surabaya, Jumat (7/8/2026).
Pelarian YA sempat meninggalkan teka-teki. Namun, keterangan saksi mata yang melihat pria misterius dengan motor putih mondar-mandir di gang samping rumah korban menjadi kunci pembuka tabir gelap ini.
Cucu korban yang pertama kali menemukan Nurami bersimbah darah di kamar tidurnya menjadi saksi bisu awal dari pengungkapan kasus ini.
Polisi kini tengah menyiapkan proses rekonstruksi untuk memperjelas setiap detik peristiwa memilukan tersebut. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Keluarga Widi Menanti Nyali Oknum Polisi Beji Penjemput Maut untuk Meminta Maaf Langsung
-
Maut di Gudang Kayu Ngawi: Nestapa Suami Sembunyikan Istri dari Amukan Anak Kandung
-
Kasus Terduga Pelaku Judi Online Tewas, Lima Personel Polsek Beji Diperiksa Propam
-
Mapolsek Beji Memanas! Warga Gununggangsir Tuntut Nyawa Widi Dibayar Keadilan
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Tamparan Rp100 Ribu: Ironi Anak Guru di Blitar dalam Pusaran Perundungan
-
Maut di Balik Secangkir Kopi di Pasuruan: Motif Nenek Nurami Dibunuh Saudara Jauh
-
Kebakaran Hebat Gunung Bromo Diduga karena Api Unggun
-
10 Tiang Listrik Roboh Beruntun di Pantura Gresik, Satu Orang Jadi Korban
-
Drama Tanah Wakaf Pandegiling Memanas, Proyek Dihentikan Paksa