- Propam Polres Pasuruan memeriksa lima personel Polsek Beji terkait kematian terduga pelaku judi online di Pasuruan pada Rabu, 5 Agustus 2026.
- Polres Pasuruan menarik dan menonaktifkan anggota Reskrim yang terlibat untuk menjaga objektivitas pemeriksaan internal yang sedang berlangsung.
- Kepolisian membentuk tim khusus untuk menyelidiki dugaan pelanggaran prosedur dan berjanji menindak tegas jika terbukti bersalah.
SuaraJatim.id - Propam Polres Pasuruan memeriksa lima personel Polsek Beji terkait dugaan penganiayaan terhadap seorang terduga pelaku judi online yang meninggal dunia setelah diamankan di Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan.
Selain pemeriksaan internal, Polres Pasuruan juga mearik personel Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Beji yang terlibat dalam penanganan perkara ke Mapolres Pasuruan dan menonaktifkannya dari jabatan selama proses pemeriksaan berlangsung.
Lima personel yang diperiksa terdiri atas Kapolsek Beji Kompol Sukianto, Kanit Reskrim Polsek Beji Ipda S. Bindar Manurung, serta tiga anggota Unit Reskrim Polsek Beji.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, salah satu personel yang dinonaktifkan adalah Briptu Dandung, yang terlibat dalam proses pengamanan terduga pelaku saat kejadian.
Plh Kasi Humas Polres Pasuruan Iptu Joko Suseno mengatakan langkah penarikan dan penonaktifan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga objektivitas selama proses pemeriksaan.
"Sebagai bentuk komitmen transparansi kepada publik, anggota Reskrim Polsek Beji yang terlibat dalam penanganan perkara telah ditarik ke Polres Pasuruan dan dinonjobkan selama proses pemeriksaan berlangsung. Langkah ini diambil agar pemeriksaan dapat berjalan secara objektif, profesional, dan akuntabel," kata Joko melansir Beritajatim--jaringan Suara.com, Rabu (5/8/2026).
Joko menegaskan, penonaktifan tersebut bukan merupakan bentuk sanksi akhir, melainkan kebijakan administratif untuk mendukung kelancaran pemeriksaan internal.
Menurutnya, Kapolres Pasuruan telah membentuk tim internal yang bertugas melakukan pemeriksaan dan penyelidikan secara menyeluruh terhadap penanganan perkara tersebut.
"Kapolres Pasuruan telah membentuk Tim Internal untuk melakukan pemeriksaan dan penyelidikan secara menyeluruh. Semua personel yang berkaitan dengan penanganan perkara telah dimintai keterangan guna mengungkap fakta secara utuh," katanya.
Baca Juga: Uang Judol Rp9 Miliar Milik Jaka Purnama Disetorkan ke Negara
Ia memastikan Polres Pasuruan akan menindak tegas apabila hasil pemeriksaan menemukan adanya pelanggaran prosedur maupun dugaan tindak pidana yang dilakukan personel.
"Kami berkomitmen mengusut perkara ini secara profesional, transparan, dan akuntabel. Apabila ditemukan adanya pelanggaran, tentu akan diproses sesuai aturan yang berlaku," tegas Joko.
Polres Pasuruan juga mengimbau masyarakat untuk menghormati proses pemeriksaan yang sedang berjalan dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. Kepolisian menegaskan seluruh tahapan penanganan perkara akan dilakukan secara transparan sesuai ketentuan yang berlaku.
Hingga saat ini, proses pemeriksaan oleh Propam masih berlangsung. Kepolisian belum menyampaikan kesimpulan mengenai ada atau tidaknya pelanggaran yang dilakukan personel, dan hasil investigasi akan menjadi dasar penentuan langkah hukum maupun disiplin selanjutnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
26 Ribu Pekerja Baru di Jawa Timur: Pengangguran Menyusut, Sektor Pertanian Jadi Penyelamat
-
92 Ribu Warga Jatim Lepas dari Kemiskinan, Apa Rahasianya?
-
Lolos ke Final Piala Presiden 2026, Bernardo Tavares Puji Mental Baja Pemain Persebaya
-
Kasus Terduga Pelaku Judi Online Tewas, Lima Personel Polsek Beji Diperiksa Propam
-
Kebakaran Hebat di Blitar, Ibu Luka Bakar Parah Saat Api Tungku Menyambar Bensin