SuaraJatim.id - Sekitar 6.000 masyarakat dari berbagai daerah di Jawa Timur bersepeda sejauh 54 kilometer dalam acara Ngonthel Bareng Jogo Jawa Timur memperingati HUT Lalu Lintas dan TNI di Jembatan Suramadu, Minggu (22/9/2019).
Ribuan peserta ini start dari pintu gerbang tol Madura dan finish di lapangan Kodam V Brawijaya. Sebelum start, para peserta dihibur dengan tarian tradisional asal Papua oleh Polres Pelabuhan Tanjung Perak.
Para peserta memiliki ciri khas dengan memakai pakaian merah putih, hingga pakaian adat. Sepeda yang digunakan pun berbagai macam.
Dalam sambutannya, Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan mengatakan, bahwa kegiatan bersepeda bersama ini untuk membangun kebersamaan antara masyarakat Jawa Timur dengan Polri TNI.
"Hari ini kita bersama-sama memutar roda sepeda untuk memberikan kedamaian bagi siapapun di Jawa Timur. Kita tingkatkan kembali dengan bersatu kita akan kuat, bersama kita akan kuat, dan dengan guyub rukun Jawa Timur akan maju dan makmur," ujar Luki.
Menurut dia, ngonthel bareng kali ini berbeda dengan ngonthel acara lainnya, lantaran peserta memperlihatkan berbagai keanekaragaman budaya dari Sabang sampai Merauke.
"Mereka memakai pakaian adat dari berbagai daerah, kita menunjukkan dengan keanekaragaman budaya kita bersepeda bersamasama hingga lapangan Kodam. Kita bisa lihat juga kebersamaan TNI Polri dan masyarakat," ujar dia.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, bahwa bersepeda bersama-sama ini untuk merajut persatuan dan kesatuan di Jatim. Kebersamaan ini sebagai bentuk untuk menunjukkan bahwa keanekaragaman budaya dapat di lihat di acara ini.
"Ini menjadi bagian untuk merajut kesatuan dan persatuan di Jatim, adil makmur rukun dan damai. Kami tunjukkan ke seleuruh masyarakat Jatim dengan menggunakan keanekaragaman budaya dari Sabang sampai Medauke hadir semuanya," ujar Khofifah.
Baca Juga: Beri Anggota Ilmu Bela Diri, Polrestabes Surabaya Datangkan Legendaris MMA
Kontributor : Arry Saputra
Berita Terkait
-
Mahasiswa Papua di Surabaya: Bebaskan Veronica Koman Tanpa Syarat
-
Buntut Kasus Veronica Koman, Kompolnas Bakal Minta Klarifikasi 2 Jenderal
-
PBB Minta Status Tersangka Veronica Koman Dicabut, Begini Jawaban Polisi
-
Sanusi Resmi Jadi Bupati Malang, Gantikan Rendra Kresna
-
Dari Sambal Tempong hingga Sambal Pete, Lezatnya Sego Sambal Cak Uut Malang
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
KONI Jatim 2025 2029 Resmi Dilantik, Gubernur Khofifah Dorong Jatim Jadi Lumbung Prestasi PON 2028
-
Tiket Lebaran 2026 Ludes Diserbu: KAI Daop 7 Madiun Catat Lonjakan Penjualan, Ini Penyebabnya
-
Bukan Sekadar Jaringan: Intip Langkah Indosat Pacu Pertumbuhan Lewat Personalisasi AI
-
Kronologi Penerima Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Tewas Usai Tabrakan di Pacitan
-
Buruh Rokok Demo Pemkab Pamekasan, Desak 8 Tuntutan Dikabulkan