SuaraJatim.id - Ratusan massa dari Aliansi Tani Jawa Timur menggelar aksi damai di depan Gedung Kantor DPRD Jawa Timur, Selasa (24/9/2019). Pada 24 September hari ini sendiri merupakan peringatan Hari Tani Nasional.
Aksi ini juga diikuti oleh mahasiswa dari berbagai kalangan di antaranya dari GMNI, PMII, PMKRI, GMKI, IPNU dan masih banyak lagi. Mereka juga terlihat membawa atribut bendera dan poster bertuliskan, Tolak RUU Budidaya Pertanian, Kelompok petani meminta keadilan dan kemerdekaan, hingga menyebut DPR 'Dewan Penindasan Rakyat'.
Aparat kepolisian juga telah menyiapkan kawat duri di depan Gedung DPRD Jatim, mereka berjaga di dalam kawat berduri tersebut.
Salah satu perwakilan dari kelompok petani mulai menyuarakan aspirasinya di atas mobil menyampaikan bahwa selama ini petani di Jawa Timur banyak yang kehilangan lahan atas kepentingan korporasi yang merenggut lahan mereka.
"Kami yang ada di Jawa Timur tidak lebih memiliki jauh dari luasan hektaran kita sewa, kita menggarap, kita petani gurun," ujarnya melalui pengeras suara.
Sebagai petani kecil, mereka merasa masih dituntut untuk memberi pangan masyarakat yang termasuk terdiri dari aparat kepolisian, anggota dewan hingga memberi pangan untuk dunia. Namun, keberpihakan terhadap petani kecil sama sekali tidak mereka rasakan.
"Dari hasil inilah kita masih dituntut ujtuk memberi pangan DPR, para aparat para orang orang kota. Kita dituntut 70 persen untuk memberi pangan dunia, namun kawan-kawan, keberpihakan perlindungan untuk petani kecil sama sekali tidak ada," lanjutnya.
Mereka yang menganggap sebagai rakyat kecil butuh diayomi bukan malah di jajah dan merasa tidak dihargai jasanya sebagai petani.
"Kami rakyat kecil pak, yang butuh diayomi pak, bukan malah dijajah seperti ini. Kami seperti binatang yang gak berharga sama sekali," kata perempuan yang menyuarakan aspirasi di atas mobil.
Baca Juga: 7 Tuntutan Mahasiswa dan Elemen Dalam Aksi di Gedung DPR RI
Massa pendemo dari Aliansi Tani Jawa Timur yang sedang aksi di depan Gedung Kantor DPRD Jawa Timur tiba-tiba memblokir jalan meminta massa untuk bernyanyi di tengah jalanan. Pantauan di lokasi, ratusan massa mulai mundur dari depan gedung dan mulai berjalan ke tengah-tengah. Mereka kemudian menyanyikan lagu Indonesia Raya dan lagu Buruh Tani.
"Kawan-kawan mari kita nyanyian lagu Indonesia Raya dan lagu Buruh Tani, ini sebagai bentuk dukungan kita terhadap para petani yang tertindas," ucap salah satu massa.
Dengan lantang mereka menyanyikan lagu tersebut secara bersamaan. Poster-poster yang mereka bawa dibentangkan di depan para pengguna jalan yang berada tepat di depannya.
Aparat keamanan langsung mengatur untuk memberi jalan setengah bagi pengguna jalan yang melintas.
Aksi blokir jalan ini juga sempat membuat macet jalanan Indrapura. Namun tak berselang lama, hanya selama 15 menit lebih mereka bernyanyi dan kemudian kembali untuk kembali menyuarakan aspirasi mereka.
Massa ini juga sempat menginjak-injak kawat duri sebagai pembatas mereka dalam berdemo lantaran tak kunjung di sambut anggota dewan di dalam. Dua kendaraan water cannon milik kepolisian telah disiagakan untuk berjaga-jaga apabila massa memaksa masuk.
Berita Terkait
-
7 Tuntutan Mahasiswa dan Elemen Dalam Aksi di Gedung DPR RI
-
Bergerak ke DPR, Mahasiswa Jalan Kaki hingga Mengompreng Tronton
-
Mahasiswa Yogyakarta Berangkat Demonstrasi ke Jakarta, Protes RUU KUHP
-
Mata Ditutup Kain, Wanita Berkebaya Hitam Tabur Bunga ke Ribuan Mahasiswa
-
Mahasiswa Demo Lagi di Depan DPR, Lewat Jalan Ini Biar Tak Terjebak Macet
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah
-
BRI Salurkan Kredit Rp1.645,5 Triliun dan Perkuat Pembiayaan UMKM
-
Obral Akun WA Rp500 Perak, Hacker Asal Krian Raup Rp100 Juta untuk Promosi Judol Kamboja
-
Modus Stempel Palsu & Belanja Fiktif: Ketua dan Bendahara KONI Pasuruan Dijebloskan ke Penjara
-
Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh