SuaraJatim.id - Peristiwa semburan lumpur bercampur minyak dan gas di Perumahan Kutisari Indah Utara III no 19 Kota Surabaya, kekinian semakin membesar.
HRD PT Classic Prima Karpet, Waskito membenarkan semburan yang terjadi di Mess PT Classic Prima Karpet membesar pada Jumat (27/9/2019) sore.
"Semburan saat ini semakin besar, namun tidak sekental pertama keluar. Tidak ada lumpurnya sama sekali," ujarnya.
Selain bertambah encernya cairan yang keluar, aroma gas juga bertambah kuat hingga dikhawatirkan bisa berdampak bagi kesehatan.
"Semburan yang keluar ini encer, dan aroma gas yang turut serta keluar dengan cairan juga sangat kuat. Saya takutkan kalau beracun atau kurang baik untuk kesehatan manusia," katanya.
Kekinian, pihaknya sudah mengumpulkan hasil semburan tersebut sebanyak 45 drum besar.
"Hari ini ada sekitar 45 drum, tadi sudah dibawa sekitar 24 drum. Dengar-dengar dibawa sama PT Surabaya Abadi Jaya. Cuma enggak tahu buat apa," ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya Aditya Wasita menjelaskan, semburan kemungkinan akan berhenti dengan sendirinya. Dia memprediksi semburan tersebut akan berhenti paling cepat tujuh hari ke depan.
"Paling enggak tujuh hari, atau paling lama sebulan. Lihat kondisi dan keadaan semburan," katanya.
Baca Juga: Ahli Geologi ITS Sebut Area Semburan Lumpur di Kutisari Bekas Kilang Minyak
Untuk diketahui, semburan lumpur tersebut keluar di halaman rumah tersebut sejak Senin (23/9/2019) siang.
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
Terkini
-
Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah, Ringankan Beban Masyarakat Desa Kedundung Sampang Saat Kemarau
-
Detik-Detik Crane Proyek Tol Surabaya-Gempol Terguling, Tiang Listrik Ikut Ambruk
-
Program 3 Juta Rumah Bergulir, BRI Perkuat Kolaborasi Ekosistem Perumahan
-
Pesta Bahagia Seketika Jadi Jerit Tangis: Truk Rem Blong Terjang Hajatan di Lumajang, 1 Tewas
-
Persaingan Ketat di Tengah Persebaya Jadi Energi Positif Gledson Paixao