SuaraJatim.id - Polres Tuban menetapkan empat orang pelajar sebagai tersangka beredarnya video syur atau adegan terlarang yang kekinian viral karena diperankan pelajar SMK. Informasi dari kepolisian, dua tersangka yang berstatus pelajar dijerat dengan undang-undang ITE. Sedangkan dua lainnya, ditetapkan sebagai anak yang berkonflik dengan hukum dan dikenakan pasal pencabulan.
Kapolres Tuban, AKBP Nanang Haryono mengatakan sudah ada empat anak yang berkonflik dengan hukum dalam kasus viralnya video yang direkam di kamar kos tersebut. Dari empat anak itu, satu pelaku merupakan perempuan dan tiga lainnya adalah laki-laki dari dua sekolah berbeda.
“Untuk perkembangan penyidikan kasus video itu sudah ada empat anak yang telah dinyatakan berkonflik dengan hukum. Mereka tidak ditahan karena masih anak-anak,” ujar Nanang Haryono seperti diberitakan Beritajatim.com - jaringan Suara.com, Rabu (9/10/2019).
AKBP Nanang menjelaskan, dalam kasus itu terdapat dua anak yang dijerat dengan undang-undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Mereka adalah C, pelajar perempuan sebagai perekam video dan ME, yang menyebarkan video berdurasi 6 detik tersebut.
“Untuk pelaku penyebaran video, yang satu laki-laki berasal dari sekolah lain dan tidak ada dalam video tersebut. ME dapat kiriman video itu dari C yang merekam dan kemudian disebarkan,” katanya.
Nanang menuturkan, untuk dua pelajar laki-laki lainnya yang ada di dalam video tersebut dijerat dengan pencabulan anak. Pasalnya, ED dan E yang merupakan pelajar salah satu SMK di Tuban itu, melakukan pencabulan bahkan salah satunya hingga menyetubuhi perempuan SMK yang ada di dalam video tersebut.
“Untuk pelaku penyebaran video dilakukan diversi karena ancaman hukumannya di bawah tujuh tahun. Sedangkan untuk dua cowok yang melakukan pencabulan tidak dilakukan diversi karena ancaman hukuman di atas tujuh tahun,” katanya.
Diberitakan sebelumnya, adegan layaknya suami yang dilakukan oleh pasangan muda-mudi yang diduga kuat merupakan pelajar dari salah satu SMK di Kabupaten Tuban sudah viral di media sosial khususnya group-group Facebook yang ada di Kabupaten Tuban.
Tak tanggung-tanggung, video itu juga ditonton secara langsung oleh beberapa temannya yang berada dalam satu kamar kos. Aksi tersebut membuat geram dan juga membuat penasaran para nitizen khususnya yang ada di Tuban.
Baca Juga: Gerebek Salon Plus-plus, Pasangan Mesum Tepergok Indehoi Saat Azan Magrib
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Cekcok Pagi Berujung Maut, Pria di Blitar Tewas Dihantam Gagang Cangkul Tetangga
-
Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun
-
Dituding Jadi Imam Mahdi dan Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Figar Siap Lawan di Jalur Hukum
-
Sandera Bus Sendiri, Lepas Bus Lawan: Malam Horor Persebaya Diadili Bonek di GBT
-
Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah