Selang dua hari kemudian, bayi lahir dengan keadaan masih hidup. Karena panik, tersangka ASF menutupi bayi malang tersebut dengan pakaiannya hingga meninggal.
"Aborsi ini dilakukan tersangka di rumah kos-kosan di kawasan Blimbing (Kota Malang)," sambung dia.
Jasad bayi kemudian dikubur di kawasan perkebunan Prigen Kabupaten Pasuruan. Polisi yang mendatangi lokasi mengamankan barang bukti beberapa tulang rusuk hingga tulang tengkorak.
"Kami juga sudah mengungkap identitas (jasad bayi) berdasarkan uji laboratorium forensik Mabes Polri," katanya.
Terungkapnya kasus aborsi ini menjadi perhatian serius kepolisian, apalagi dilakukan oleh mahasiswi. Pihaknya bakal berkoordinasi dengan seluruh pihak universitas di wilayah Kota Malang untuk melakukan langkah preventif.
Kelima tersangka dijerat pasal 77A ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Jo Pasal 56 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.
Kontributor : Aziz Ramadani
Berita Terkait
-
Hamil 6 Bulan, Wanita Ini Gugurkan Kandungan Pakai 20 Pil Aborsi
-
Temuan Jasad Bayi Terbungkus Plastik Gegerkan Warga Cisauk Tangerang
-
Warga Kampung Siluman Kaget Klinik Aditama Medika II Buka Praktik Aborsi
-
Klinik Aborsi di Tambun, Polisi Selidiki Kemungkinan Dinkes Bekasi Terlibat
-
Polisi Bongkar Praktik Aborsi di Kampung Siluman
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk
Pilihan
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
Terkini
-
Dua Sesar Aktif Membelah Surabaya, Ancaman yang Tak Bisa Diprediksi
-
Sehari Sebelum Dilantik, Rektor UINSA Mangkir Panggilan Jaksa Terkait Dugaan Pungli Dosen Rp897 Juta
-
Berkat Laporan BNI, Oknum Agen Nakal Satu Per Satu Diringkus di Jember
-
Siapa Jose Henrique? Garangnya Bikin Kiper Arema FC Adi Satryo Was-was
-
Borok SPPG Terkuak Usai 37 Siswa di Kediri Keracunan: Daging Ditaruh di Bawah, Kucing Bebas Masuk