SuaraJatim.id - Pensiunan Dosen Universitas Negeri Malang Andi Harisman (50) ditemukan tak bernyawa di kamar kosnya Jalan MT Hariono Kelurahan Dinoyo Kota Malang Jawa Timur pada Selasa (22/10/2019) malam. Andi diduga meninggalnya akibat serangan jantung.
Meninggalnya Andi sempat menggegerkan warga. Hal tersebut bermula saat tetangga rumah kos sekaligus saksi mata, Yulius dan Paulus, mencium aroma tak sedap sekitar pukul 17.30 WIB.
Saksi kemudian memberitahukan hal itu kepada induk semang, Bambang Rudiansyah, yang membenarkan jika pintu kamar Andi Harisman sudah tiga hari tidak terbuka.
Kapolsek Lowokwaru, Polres Malang Kota, Komisaris Polisi Pujiono mengatakan, usai mendapatkan laporan sekitar pukul 18.30 WIB, pihaknya menerjunkan personel untuk mendatangi TKP. Diketahui terkunci dari dalam, polisi memutuskan untuk mendobrak kamar dengan seizin induk semang.
"Setelah didobrak, ternyata Bapak Andi posisi duduk ditemukan sudah meninggal dan diperkirakan mayat sudah meninggal antara tiga harian," kata Pujiono dikonfirmasi, Rabu (23/10/2019).
Ia melanjutkan, kematian Andi diduga kuat akibat serangan jantung.
"Karena tidak ditemukan bekas tindakan kekerasan," imbuhnya.
Terpisah, Kasubbag Humas Universitas Negeri Malang Ifa Nursanti membenarkan Andi Harisman merupakan warga civitas akademika. Namun yang bersangkutan telah purna tugas alias pensiun per 1 Januari 2017.
"Yang meninggal adalah dosen yang purna tugas, beliau dulu dosen jurusan Seni dan Desain Fakultas Sastra. Info yang kami terima (meninggalnya akibat) serangan jantung," kata Ifa.
Baca Juga: Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Selat Sunda
Merespon itu, lanjut dia, pihak kampus telah berkoordinasi dengan pihak jurusan, mulai perawatan jenazah di RS Saiful Anwar Malang ( RSSA) sampai prosesi pemakaman di TPU Sukun, Malang. Diketahui pula almarhum semasa hidup, membujang dan hidup sendiri.
"Pimpinan ikut berduka dan belasungkawa yang sedalam-dalamnya," tutupnya.
Kontributor : Aziz Ramadani
Tag
Berita Terkait
-
Mantan Kepala Dinas di Tulungagung Ditemukan Tewas Tertelungkup di Sawah
-
Pisah Ranjang dengan Suami, Guru Senam Buang Jasad Bayinya di Tempat Sampah
-
Belum 24 Jam, Pembunuh Jimi Dibekuk saat Makan Nasi Uduk Bareng Cewek
-
Geger, Pria Lansia Tunawisma Tewas di Tengah Rel Kereta Api
-
Jasad Pria Bersimbah Darah Ditemukan di Pinggil Tol Bocimi
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
BRI Salurkan Kredit Rp1.645,5 Triliun dan Perkuat Pembiayaan UMKM
-
Obral Akun WA Rp500 Perak, Hacker Asal Krian Raup Rp100 Juta untuk Promosi Judol Kamboja
-
Modus Stempel Palsu & Belanja Fiktif: Ketua dan Bendahara KONI Pasuruan Dijebloskan ke Penjara
-
Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh
-
Kemenkum Tegaskan Penutupan Situs Tak Bisa Asal, Aduan Pelanggaran Hak Cipta Harus Lewati Verifikasi