SuaraJatim.id - Polisi melumpuhkan tersangka pencurian spesialis rumah kosong di Kota Malang Jawa Timur berinisial IS alias Beno (49). Petugas terpaksa menembak kaki kanan Warga Desa Amadanom Kecamatan Dampit Kabupaten Malang karena berusaha melawan petugas.
Kapolres Malang Kota AKBP Dony Alexander mengatakan berbekal rekaman CCTV dari rumah pelapor inisial MD warga Kelurahan Bumiayu Kecamatan Kedungkandang Kota Malang yang dibobol pada 1 Oktober 2019 lalu.
Polisi berhasil melacak identitas dan keberadaan Beno di kawasan Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang. Namun karena melawan saat akan diamankan, petugas terpaksa menembak kaki tersangka.
"Tersangka sempat kabur saat akan ditangkap. Tersangka menyerang petugas dengan batu ukuran cukup besar dan runcing. Kita lakukan tindakan tegas terukur, tembakan dengan melumpuhkan," kata Dony memimpin konferensi pers di Mapolres Malang Kota pada Jumat (25/10/2019).
Dony menambahkan, Beno diketahui berstatus residivis dengan kasus yang sama. Hasil pemeriksaan, sudah ada 20 TKP atau rumah yang jadi korban aksinya di wilayah hukum Polres Malang Kota. Modusnya, target rumah diintai cukup lama lalu melancarkan aksi saat benar-benar rumah telah kosong, ditinggalkan penghuninya.
"Dia naik pagar rumah lalu merusak engsel pintu," katanya.
Sementara itu, tersangka Beno mengaku sekali melakukan aksi mampu menghasilkan uang sekitar Rp 2 juta. Uang hasil kejahatan dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari dan foya-foya.
"Masuk ke rumah ya cari barang yang sekiranya bisa dijual," ujarnya sembari menahan sakit akibat kakinya tertembus peluru.
Kontributor : Aziz Ramadani
Baca Juga: Dibantu Anjing Pelacak, Polisi Ringkus Residivis Pencuri Rumah Kosong
Berita Terkait
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Jatim Cegah Stunting, Gubernur Khofifah Bagikan Paket Gizi bagi Ibu Hamil dan Balita di Pacitan
-
Khofifah, Gus Iqdam, dan Syekh Afeefuddin Gelar Dzikir dan Sholawat Sambut Hari Jadi Jatim ke-81
-
Usai Usir Wawali Armuji dan Wabup Mimik, WNA Suriah Diamankan Imigrasi
-
Modus Nyamar Jual Sayur Keliling, Dua Pria di Ponorogo Kuras 209 Gram Emas Demi Foya-foya
-
Berawal dari DM Instagram ke Wali Kota Eri, RPU Ilegal di Surabaya Akhirnya Digulung