SuaraJatim.id - Meski masih berusia 8 tahun, Elaine Selyna Hartono, memiliki jabatan yang tak main-main yang dipercayakan lingkungan rumahnya. Dia dipercaya Ketua RT 01/RW 06 Kelurahan Bubutan Kecamatan Bubutan menjadi RT kecil di Kampoeng Lawas Maspati Surabaya.
Jabatan RT kecil mungkin terdengar tidak lazim bagi kebanyakan orang lantaran kedudukan yang diemban kepada anak tunggal pasangan Hartono dan Hennywaty Tirtajaja tergolong berat. Elaine diangkat menjadi pemimpin anak-anak di lingkungan tempat tinggalnya agar bisa menjaga ketertiban dan kebersihan Kampoeng Lawas Maspati sendiri.
Kinerja si kecil Elaine cukup efektif. Terbukti, Jalan Maspati Gang V terlihat asri dan bersih dari sampah. Selain bersih dan rapi, RT kecil Elaine juga memiliki tugas lain, yakni mengingatkan teman-teman seumurannya untuk tidak memetik dan merusak tanaman yang ada di dalam kampung, sehingga kondisi dalam kampung terlihat hijau dan rimbun akan tanaman.
"Ada kesulitan, terutama mengatur anak yang laki-laki, banyak yang bandel. Tapi lama-lama mereka nurut kok," ujar Elaine.
Selain mengatur anak-anak kecil setempat, RT kecil Elaine juga memiliki tugas menemani wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri. Menyusuri jalan-jalan di dalam kampung, serta menceritakan sejarah setiap sudut Kampung Maspati.
Untuk bisa menjadi pemandu, Elaine memiliki kemampuan tambahan, yakni fasih berbahasa Inggris. Sehingga dia mampu membantu turis mancanegara berjalan-jalan ke kampung dan mengetahui historical Kampoeng Lawas Maspati Surabaya.
Elaine sendiri mengaku senang dengan tugas memandu wisatawan, terutama menemani wisatawan yang datang ke Maspati untuk bisa menyusuri tiap sudut kampung tua ini.
"Enak, karena bisa berinteraksi dengan tamunya, bisa menceritakan historical soal kampung ini. Kebanyakan wisatawan bertanya tentang tempatnya dan tentang saya sendiri," ujar Elaine.
Ketua RT setempat Lukman mengaku memilih Elaine menjadi RT kecil karena kemampuan berbahasa Inggris dan pengetahuan sejarah kampung Maspati yang baik.
Baca Juga: Surabaya Punya Museum Pendidikan
Lukman menuturkan awal mula menunjuk Elaine menjadi RT kecil. Semuanya bermula saat ada kegiatan internasional The United Cities and Local Governments Asia Pacific (UCLG Aspac) di Surabaya.
Salah satu agenda kegiatan tersebut adalah mengunjungi kampung bersejarah Maspati yang terletak di Jalan Bubutan. Sejumlah Ketua RT di RW 06 berkeinginan agar sejarah Kampung Maspati tak dimakan zaman, ada regenerasi pemandu wisata kampung Maspati dengan anak-anak usia belia.
"Pak RW spontan saja menamai RT cilik, (bertugas) membantu pariwisata (di Maspati). Untuk pariwisata kami mau menggalakkan generasi penerusnya. Kami bentuk RT cilik, asal enggak benturan saat anak sekolah. Setiap RT ada perwakilan satu RT cilik," katanya.
Penunjukan tersebut, ternyata tidak membuat orang tua Elaine tak keberatan. Hartono mengakui kegiatan yang dilakukan Elaine positif dan menunjang akademiknya, terutama pelajaran Bahasa Inggris.
"Positif saja, dia di sekolah juga diajari berinteraksi dengan masyarakat langsung, kalau menurut saya. Pasti saya lebih mendukung untuk menghadapi orang lainnya, maksudnya lebih berinteraksi dengan orang, dan juga sekarang, Bahasa Inggris-nya juga mulai terlatih, kan banyak tamu-tamu yang dari luar negeri, bertamu dan berinteraksi. Tamu yang datang ada yang dari Jerman, Amerika, Thailand, Malaysia, Jepang," katanya.
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Berita Terkait
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Terjerat Dugaan Pungli, Oknum Lurah di Surabaya Dicopot Jadi Staf Perpustakaan
-
Dituding Santet Anaknya, Kakek 70 Tahun di Sampang Dihabisi Tetangga: Pelaku Tidak Menyesal
-
Berniat Bongkar Dinding, Kakek 69 Tahun di Magetan Tewas Tertimpa Tembok Rumah Tua
-
BRI Perkuat Sport Tourism Indonesia lewat Dukungan untuk MotoGP 2026
-
Gerbong Mutasi Bergerak: Putra Bojonegoro Irjen Dekananto Ditunjuk Jadi Kapolda Jatim Baru