SuaraJatim.id - Model Messya Iskandar, terjaring razia tim gabungan Denpom IX/3 Udayana saat berada di tempat hiburan malam Club Motel Mexicola, Seminyak, Kuta, Bali, Minggu (1/12) dini hari akhir pekan lalu.
Berdasarkan informasi yang terhimpun oleh Beritabali.com—jaringan Suara.com, razia tersebut untuk memberantas penyalahgunaan narkotika.
Namun, saat dilakukan razia, sempat terjadi percekcokan antara Messya Iskandar dengan petugas. Cekcok itu terjadi persisnya saat Messya menolak untuk mengikuti tes urine.
Ratusan petugas gabungan dari Denpom IX/3 Udayana, POM AL-AU, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Badung, Polda Bali, Imigrasi serta Satpol PP, melaksanakan sweeping di Club Motel Mexicola Seminyak Kuta, Sandbar di kawasan Canggu, Kuta Utara, Delona Cafe di Jalan Taman Pancing Denpasar Selatan dan New Bahari Karaoke di Jalan Gurita Denpasar Selatan.
Aksi sweeping yang berlangsung di Club Motel Mexicola di Legian Kuta, menjadi perhatian para pengunjung. Pasalnya model dewasa Indonesia ini tidak mau diperiksa petugas.
Padahal, petugas sudah mencoba menjelaskan kepada Messya dan temannya bahwa mereka melakukan sweeping. Namun tetap saja model yang bertubuh seksi ini tetap tidak mau.
"Ah bodo amat, Kami tidak mau, jangan ya menuduh orang tanpa bukti," bentak Messya kepada petugas.
Wanita yang saat itu mengenakan gaun seksi itu bahkan menuding petugas sewenang-wenang melakukan penggeledahan.
"Kami ini visitor ya, kami tidak terima diperlakukan begini," kata perempuan tersebut.
Baca Juga: Asyik Dugem, ABG 19 Tahun Lahirkan Bayi di Klub Malam
Messya lantas mengatakan "Gila" kepada petugas yang akan memeriksa dirinya. "Kok cuma kami doang, yang gila ya," kata Messya sambil menunjuk petugas.
Petugas terus menjelaskan bahwa pengunjung lainnya juga diperiksa bukan hanya dirinya. Perdebatan panjang itu mereda setelah petugas mengancam Messya akan diboyong ke kantor BNN jika tak mau diperiksa.
Mendengar ancaman tersebut, Messya dan temannya akhirnya mengalah dan bersedia diperiksa oleh petugas.
Berita Terkait
-
Libur Akhir Tahun Sempurna dengan Berbagi dalam Acara 12 Hari Karma Kandara
-
Gisella Anastasia Siap Diperiksa Polda Metro Jaya Pekan Depan
-
Pemerintah Kembangkan 10 'Bali' Baru, Lima di Antaranya Siap Dikebut
-
Telat Bayar Uang Sewa, 4 Anak Kos Dibacok Penjaga Indekos
-
Duh, Pemain Sepak bola Ini Sulit Pergi ke Bali Gara-gara Paspornya Lecet
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Peringatan Hardiknas di Grahadi, Gubernur Khofifah Puji Kreativitas Vokasi Jatim
-
Skandal Tagihan Hantu di RS Jember: Saat Dana BPJS Rakyat Digerogoti Diagnosa Palsu
-
Mafia Masuk PTN Terbongkar: 3 Dokter Aktif di Jatim Jadi Otak Sindikat Joki UTBK Beromzet Miliaran
-
Duka di Balik Topeng Tawa: Kisah Tragis Badut Keliling Mojokerto yang Habisi Nyawa Mertua
-
Holding UMi Jadi Jawaban Atas Akses Pembiayaan Terintegrasi bagi Para Pelaku Usaha Mikro