SuaraJatim.id - Polisi berhasil membekuk pria bernama Nur Cholis, Kamis (12/12/2019) dini hari. Tersangka kasus narkoba ini adalah tahanan ketiga dari empat orang kabur dari Mapolresta Malang Kota.
"Tersangka kami tangkap di sebuah rumah kosong. Dekat persawahan di kawasan Kedungkandang, masih di sekitar rumahnya," kata Kapolresta Malang Kota, AKBP Leonardus Simarmata kepada wartawan.
Mantan Wakapolrestabes Surabaya ini lalu memaparkan, tim khusus yang dibentuk untuk memburu Nur Cholis sempat dibuat kerepotan. Sebab, tersangka pandai bersembunyi usai kabur dengan cara menggergaji atap jeruji besi tahanan, Senin (9/12/2019) lalu.
Tersangka awalnya bersembunyi di rumah kosong kawasan Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Ia lalu sempat berpindah-pindah ke tempat lain.
"Terakhir, ia menyepi di area kebun. Dia menyepi dan tidak pergi ke mana-mana. Keberadaannya tersebut sempat diketahui oleh kakak dan warga sekitar," terang Leo.
Saat akan diciduk di area kebun, Nur Kholis berusaha melarikan diri disertai perlawanan. Medan yang gelap juga menyulitkan petugas. Polisi lantas memuntahkan timah panas tiga kali ke arah kedua kakinya.
"Akhirnya, kami melakukan tindakan tegas dan terukur. Kami lumpuhkan dengan tiga tembakan di kaki," ungkap Leo.
Saat digeledah, tersangka rupanya telah mempersenjatai diri, yakni meruncingkan ujung dua sikat gigi.
"Benda tajam ini diletakkan di paha sebelah kanan dan kiri, untuk melindungi diri. Alat ini tajam sekali," ujarnya.
Baca Juga: Satu Tahanan Narkoba yang Kabur dari Mapolreta Malang Kembali Tertangkap
Dengan demikian, tersisa satu lagi tahanan kabur yang menjadi buruan Polresta Malang Kota, yakni Bayu Prasetyo. Leo pun mengimbau agar yang bersangkutan menyerahkan diri.
"Tinggal satu lagi. Saya imbau kepada yang bersangkutan untuk segera menyerahkan diri," pungkasnya.
Kontributor : Aziz Ramadani
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
Terkini
-
Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah, Ringankan Beban Masyarakat Desa Kedundung Sampang Saat Kemarau
-
Detik-Detik Crane Proyek Tol Surabaya-Gempol Terguling, Tiang Listrik Ikut Ambruk
-
Program 3 Juta Rumah Bergulir, BRI Perkuat Kolaborasi Ekosistem Perumahan
-
Pesta Bahagia Seketika Jadi Jerit Tangis: Truk Rem Blong Terjang Hajatan di Lumajang, 1 Tewas
-
Persaingan Ketat di Tengah Persebaya Jadi Energi Positif Gledson Paixao