SuaraJatim.id - Hinaan istri membuat Erik Lukman (21) kembali menekuni dunia kriminalitas, khususnya pencurian kendaraan bermotor. Erik adalaj warga Kota Malang.
Erik pernah mendekam di balik jeruji sel lapas akibat kasus serupa. Hal ini terungkap saat Erik dibantu adik iparnya Ahmad Bima (19) ditangkap Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Malang Kota pada Rabu 11 Desember lalu.
Mereka mencuri satu unit sepeda motor di parkiran warung internet (Warnet) Jalan MT. Haryono Kota Malang, sekitar pukul 04.54 WIB. Berselang tak lebih dari dua jam, keduanya diciduk polisi berkat GPS yang dipasang pemilik motor alias korban.
"Saya merasa dihina tidak punya pekerjaan yang menghasilkan (uang) besar. Jadi saya ajak (mencuri) dia (Ahmad Bima) untuk membuktikan," kata Erik saat diinterogasi Kapolres Malang Kota AKBP Leonardus Simarmata di Mapolresta Malang Kota, Jumat (13/12/2019).
Tersangka Erik mengaku sudah tiga kali mencuri di wilayah Kota Malang. Sepeda motor curiannya dijual ke penadah kisaran Rp 2 juta.
Sementara itu, Kapolresta Malang Kota AKBP Leonardus Simarmata menjelaskan kronologis pencurian spesialis motor tersebut. Modusnya, kedua tersangka berjalan kaki mencari target. Ahmad bertugas sebagai eksekutor dan tersangka Erik memantau keadaan sekitar.
"Jadi tersangka A ini mendorong sepeda ke arah gang setelah sebelumnya merusak kunci setir. Saat di gang mereka mencopot dek sepeda (dashboard) lalu menyalakan motor dengan cara menyambung kabel," kata Leo.
Mantan Wakapolrestabes Surabaya ini menambahkan, bermodalkan GPS yang dipasang korban pemilik kendaraan, pihaknya dengan mudah melacak keberadaan para tersangka. Namun, saat akan ditangkap, keduanya berusaha kabur disertai perlawanan. Alhasil petugas menebak tersangka Erik pada bagian kaki untuk melumpuhkannya.
"Kami lakukan tindakan tegas terukur. Kedua tersangka kami kenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara," tukasnya.
Baca Juga: Rambut Arie Kriting Dihina Warganet, Indah Permatasari Membela
Kontributor : Aziz Ramadani
Berita Terkait
-
Driver Ojol Ketiban Apes, Sepeda Motor Diduduki Maling saat Antar Makanan
-
Tertangkap Mencuri Motor, Pria Tanpa Identitas Tewas Dikeroyok Warga
-
Gagal Beraksi, Maling Motor di Jakarta Barat Kocar-kacir Dikejar Warga
-
Gagal Buka Gembok Legendaris, Maling di Bogor Tinggalkan Ninja 250 di Kebun
-
Duduk Santai di Ruang Tamu, Dukun Tak Sadar Motornya Didorong Maling
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- Wapres RI Mundur Saat Ekonomi Bergejolak, Hubungan Dengan Presiden Memburuk
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Wajah Kencang dan Awet Muda
- Rudal Houthi Ancam Piala Asia 2027 di Arab Saudi: AFC Bungkam, Jepang Resmi Mundur dari Turnamen
Pilihan
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
Terkini
-
Tangis Tengah Malam di Balik Tembok: Bayi Merah Ditemukan Menggigil di Tanah Tanpa Sehelai Benang
-
Rivalitas Melebur di GBT: Bonek Targetkan Sejuta Masker untuk Korban Karhutla Sumatra-Kalimantan
-
Atasi Krisis Air Bersih di Sumenep, Khofifah Salurkan Bantuan dan Rencanakan Sumur Bor 2027
-
Tertipu Sponsor, Pekerja Migran Asal Madura Terjebak di Libya dalam Kondisi Memprihatinkan
-
KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Hanya Lima Ditetapkan Tersangka, Ada Apa?