- Maskapai Wings Air kembali melayani rute penerbangan Surabaya-Jember mulai 1 Juni 2026 sebanyak empat kali setiap minggunya.
- Layanan penerbangan ini menggunakan armada ATR 72 untuk mendukung pertumbuhan ekonomi serta konektivitas wilayah di Jawa Timur.
- Rute ini menghubungkan Jember dengan berbagai kota besar dan destinasi internasional melalui Surabaya sebagai hub utama penerbangan.
SuaraJatim.id - Kabar segar berembus dari Bandara Notohadinegoro. Setelah dinantikan, transportasi udara yang menghubungkan Surabaya dan Jember dipastikan akan kembali berdenyut mulai 1 Juni 2026.
Kabupaten Jember kini bukan lagi sekadar daerah agraris yang tenang. Dengan investasi yang melonjak signifikan serta ekspor komoditas unggulan yang mulai menembus pasar global, Jember bertransformasi menjadi pusat aktivitas ekonomi baru di Jawa Timur. Inilah alasan kuat di balik kembalinya rute Surabaya–Jember–Surabaya.
Kepala Dinas Perhubungan Jember, Gatot Triyono, menegaskan bahwa kehadiran rute ini adalah langkah strategis untuk memperkuat konektivitas.
"Ini akan membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat menuju berbagai kota besar di Indonesia, bahkan luar negeri," ujarnya, Kamis (28/5/2026).
Maskapai Wings Air (member of Lion Group) telah ditunjuk untuk mengoperasikan rute reguler ini. Mengandalkan armada turboprop ATR 72 berkapasitas 72 kursi, perjalanan udara ini menjanjikan efisiensi waktu yang signifikan bagi para pelaku usaha, wisatawan, hingga akademisi.
Namun, Surabaya bukanlah tujuan akhir. Melalui Surabaya sebagai hub utama, warga Jember kini memiliki akses "satu pintu" menuju Jakarta, Batam, Makassar, hingga Denpasar.
Bahkan, perjalanan religi ke Jeddah atau liburan ke Kuala Lumpur kini terasa jauh lebih dekat berkat koneksi penerbangan internasional yang terintegrasi.
Corporate Communications Strategic of Wings Air, Danang Mandala Prihantoro, menyebut pembukaan rute ini sebagai respons atas tingginya kebutuhan transportasi cepat.
"Jember memiliki potensi ekonomi sangat besar. Aktivitas bisnis dan pariwisatanya terus tumbuh, sehingga konektivitas udara menjadi bagian krusial untuk mendukung percepatan tersebut," jelas Danang.
Baca Juga: Mencuci Jeroan Hewan Kurban di Sungai, Warga Surabaya Kena Sanksi
Bagi Anda yang sudah merencanakan perjalanan, Wings Air akan melayani rute ini empat kali seminggu, yakni pada hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu.
Surabaya ke Jember berangkat pukul 09.00 WIB, tiba pukul 10.05 WIB. Jember ke Surabaya berangkat pukul 10.30 WIB, tiba pukul 11.20 WIB.
Dengan waktu tempuh hanya sekitar satu jam, perjalanan darat yang biasanya memakan waktu 4 hingga 5 jam kini bisa dipangkas. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Mencuci Jeroan Hewan Kurban di Sungai, Warga Surabaya Kena Sanksi
-
Geliat Bisnis Hewan Kurban di Surabaya, Pilih Tahan Harga demi Pelanggan
-
Sapi Jumbo Prabowo Ngamuk di Surabaya, Seruduk Bocah hingga Bikin Panik Warga!
-
Baru Turun dari Truk, Sapi Kurban Jumbo Milik Presiden Prabowo Bikin Tegang di Surabaya
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Jaga Rekening Nasabah Tetap Aman, BRI Terus Perkuat Sistem Perlindungan
-
Khofifah Sambut 152 Siswa ADEM Papua di Jatim, Tegaskan Komitmen Cetak SDM Unggul
-
Diduga Masih Hidup, Keluarga Putuskan Hentikan Pencarian NS yang Hilang di Sungai Brantas
-
Pemprov Jatim Raih Penghargaan IDEAS 2026 atas Kinerja Komunikasi DEI dan ESG Terbaik
-
Si Brilian dari Magetan: Kisah Sapi Bermata Tiga yang Menolak Ditawar Harga Selangit