SuaraJatim.id - Pemerintah Provinsi Jawa Timur menerima penghargaan Kategori Khusus “Institusi dengan Kinerja Komunikasi Diversity, Equity, and Inclusion (DEI) & Environmental, Social, and Governance (ESG) di Media Sosial Pilihan PR INDONESIA” pada ajang The 5th Indonesia DEI & ESG Awards (IDEAS) 2026.
Penghargaan diterima oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang diwakili Kepala Dinas Kominfo Jatim Sherlita Ratna Dewi Agustin di Grand Ballroom Ambhara Hotel, Jakarta Selatan, Kamis (9/7).
Penghargaan diberikan berdasarkan hasil monitoring kuantitatif NoLimit dan analisis kualitatif tim PR INDONESIA terhadap kinerja komunikasi di media sosial. Pengakuan ini menjadi bukti konsistensi Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam membangun komunikasi publik yang adaptif, inklusif, transparan, serta mendukung pembangunan berkelanjutan.
Gubernur Khofifah menyampaikan rasa syukur atas penghargaan tersebut. Ia pun turut mengapresiasi kepada seluruh perangkat daerah yang selama ini terus memperkuat kualitas komunikasi publik sebagai bagian dari pelayanan kepada masyarakat.
“Alhamdulillah, penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan komunikasi publik yang tidak hanya informatif, tetapi juga mampu membangun kepercayaan, mendorong partisipasi masyarakat, serta memperkuat nilai-nilai keberlanjutan dalam setiap kebijakan dan program pembangunan di Jawa Timur,” ujarnya.
Khofifah menambahkan, di tengah percepatan transformasi digital, media sosial telah berkembang menjadi kanal strategis bagi pemerintah dalam menyampaikan informasi secara cepat, akurat, terbuka, dan mudah diakses masyarakat. Menurutnya komunikasi publik harus mampu menjembatani kebijakan pemerintah dengan kebutuhan masyarakat secara efektif.
“Komunikasi yang baik bukan sekadar menyampaikan informasi, tetapi juga memastikan masyarakat memahami, merasakan manfaat, serta terlibat dalam setiap proses pembangunan. Inilah esensi komunikasi publik yang berdampak,” katanya.
Khofifah juga menjelaskan, penghargaan tersebut sekaligus menjadi pengakuan atas upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mengintegrasikan prinsip Diversity, Equity, and Inclusion (DEI) serta Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam strategi komunikasi publik, khususnya melalui berbagai kanal media sosial pemerintah.
Ia menyebut, nilai-nilai keberagaman, kesetaraan, inklusivitas, kepedulian sosial, tata kelola pemerintahan yang baik, hingga keberlanjutan lingkungan telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari berbagai program pembangunan Jawa Timur.
Baca Juga: Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Revitalisasi Pasar Induk Banyuwangi: Optimis Tumbuh
“Seluruh program pembangunan Jawa Timur kami dorong agar tidak hanya menghasilkan _output_, tetapi juga memberi dampak sosial yang nyata, menjangkau seluruh lapisan masyarakat, serta dilakukan dengan tata kelola yang akuntabel dan transparan. Nilai-nilai tersebut juga harus tercermin dalam komunikasi yang kami bangun kepada publik,” jelasnya.
Lebih lanjut, Khofifah menegaskan bahwa komunikasi publik yang berkualitas merupakan fondasi penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Maka, inovasi komunikasi akan terus diperkuat seiring perkembangan teknologi informasi dan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap informasi yang kredibel, mudah dipahami, dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Ke depan kami akan terus memperkuat komunikasi publik yang humanis, inklusif, berbasis data, serta memanfaatkan teknologi digital secara optimal. Komunikasi publik harus mampu menghadirkan harapan, membangun kolaborasi, dan menjadi energi positif dalam mewujudkan Jawa Timur yang maju, adil, makmur, unggul, dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Sementara itu, Founder dan CEO PR INDONESIA, Asmono Wikan, berharap semakin banyak institusi yang menghadirkan inovasi komunikasi DEI dan ESG yang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
“Melalui komunikasi yang tepat, akan membuat dampak bagi daerah maupun masyarakat yang lebih luas,” katanya.
Sebagai informasi, Indonesia DEI & ESG Awards (IDEAS) merupakan ajang penghargaan nasional yang diselenggarakan PR INDONESIA untuk mengapresiasi institusi yang berhasil membangun praktik komunikasi publik berbasis prinsip DEI dan ESG secara berdampak dan berkelanjutan. Tahun ini, IDEAS mengusung tema "Dari Nilai ke Dampak: Komunikasi DEI dan ESG untuk Indonesia yang Berkelanjutan." ***
Berita Terkait
-
Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Revitalisasi Pasar Induk Banyuwangi: Optimis Tumbuh
-
Jatim Raih 8 Penghargaan Anugerah Adinata Syariah 2026, Gubernur Khofifah: Wujudkan Ekonomi Syariah
-
Turunkan Stunting hingga 14,7%: Gubernur Jatim Terima Penghargaan dari Persatuan Ahli Gizi Indonesia
-
RSUD Dr Soetomo Peringkat Pertama Nasional SCImago International Rankings 2026 Sektor Kesehatan
-
Kejurnas Tenis Piala Ketua MA RI 2026 Dibuka di Malang, Khofifah Dorong Sport Tourism Jatim
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Diduga Masih Hidup, Keluarga Putuskan Hentikan Pencarian NS yang Hilang di Sungai Brantas
-
Pemprov Jatim Raih Penghargaan IDEAS 2026 atas Kinerja Komunikasi DEI dan ESG Terbaik
-
Si Brilian dari Magetan: Kisah Sapi Bermata Tiga yang Menolak Ditawar Harga Selangit
-
KTP Ada di Dompet, Tapi Namanya Gentayangan: Skandal ASN Sumenep Curi Identitas Sopir
-
Kecelakaan Beruntun di Madiun: Rem Mendadak Bus Jaya Jadi Mimpi Buruk Truk J&T