- Kecelakaan beruntun melibatkan Bus Jaya dan truk boks terjadi di Jalan Nasional Madiun-Surabaya pada Sabtu dini hari.
- Insiden dipicu oleh truk boks yang menabrak bagian belakang bus karena pengemudi gagal menjaga jarak aman berkendara.
- Peristiwa tersebut mengakibatkan sopir truk terluka, tidak ada korban jiwa, dan kerugian materiil mencapai Rp25 juta.
SuaraJatim.id - Kecelakaan beruntung terjadi di Jalan Nasional Madiun-Surabaya di Kelurahan Nglames, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, pada Sabtu (11/7/2026) dini hari sekitar pukul 03.30 WIB.
Insiden berantai ini melibatkan Bus Jaya dan truk boks ekspedisi J&T menjadi pusat perhatian di jalur tersebut.
Peristiwa ini bermula saat Bus Jaya dengan nomor polisi AB 1799 HA yang dikemudikan Puguh Widoyoko (47) melaju tenang membelah kegelapan subuh menuju Surabaya. Tak ada firasat buruk, hingga sebuah ancaman muncul dari arah berlawanan.
Sebuah truk misterius dari arah berlawanan tiba-tiba kehilangan kendali dan menghantam median jalan. Truk tersebut melintir hingga hampir merangsek ke lajur yang tengah dilalui Bus Jaya. Menghadapi ancaman tabrakan depan, Puguh bereaksi cepat. Dia menginjak pedal rem sedalam-dalamnya.
Seketika, laju Bus Jaya terhenti. Namun, keberuntungan tak berpihak pada kendaraan di belakangnya. Tepat di ekor bus, melaju sebuah truk boks J&T bernomor polisi L 9608 CL.
Sang sopir truk, Endri Dwi Kurniawan (35), tampaknya tak menduga akan ada pengereman mendadak secepat itu. Karena jarak yang terlalu rapat, tabrakan tak terelakkan. Moncong truk boks menghantam keras bagian belakang bus, menyisakan kerusakan bodi yang cukup parah.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Madiun, Ipda Andika Cahyono, mengonfirmasi bahwa pemicu utama kecelakaan beruntun ini adalah kelalaian dalam menjaga jarak aman berkendara.
"Dugaan sementara, pengemudi truk boks kurang menjaga jarak aman dengan kendaraan di depannya. Hal itu diperkuat dari hasil olah TKP yang kami lakukan di lokasi," ungkap Ipda Andika dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Akibat benturan tersebut, Endri, sopir truk asal Kecamatan Taman, Madiun, harus dilarikan untuk mendapatkan perawatan karena mengalami luka-luka.
Baca Juga: Nyawa Pelajar Sampang Melayang, Penabrak Hilang di Kegelapan Malam
Sementara itu, Puguh, sang sopir bus, dinyatakan selamat tanpa luka berarti. Meski tak ada korban jiwa, kerugian materiil ditaksir mencapai angka yang cukup besar, yakni Rp25 juta.
Tak lama setelah kejadian, tim Satlantas Polres Madiun langsung menyergap lokasi untuk mengurai kemacetan. Evakuasi kendaraan dilakukan dengan cepat agar jalur utama penghubung Madiun dan Surabaya ini tidak lumpuh total.
Menjelang pagi, arus lalu lintas di Nglames kembali normal.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Kecelakaan Beruntun di Madiun: Rem Mendadak Bus Jaya Jadi Mimpi Buruk Truk J&T
-
Nyawa Pelajar Sampang Melayang, Penabrak Hilang di Kegelapan Malam
-
Petaka di Perairan Sumenep: Perjuangan Terakhir Kakek Rusdi Saat Perahu Keluarga Karam
-
Viral Rembesan di Tanggul Porong Sidoarjo: Ini Hasil Pengecekan BPBD
-
MAKI Geruduk Kejati Jatim Usai Temuan Emas dan Uang Diduga Milik Jampidsus, Ini Tuntutannya