- Para pedagang hewan kurban di Surabaya tidak menaikkan harga, kambing dibanderol Rp2,5 juta sampai Rp6 juta per ekor, sedangkan sapi mulai Rp18 juta hingga Rp25 juta.
- Varian harga jual tidak naik, tetapi bobot lebih kecil dari tahun lalu.
- Penjualan ada yang meningkat hingga 30 persen, namun ada juga turun dari tahun lalu.
SuaraJatim.id - Hari Raya Iduladha menjadi momen panen cuan bagi para peternak dan pedagang hewan kurban di Surabaya.
Badrus Zaman salah satunya. Pemilik Nokrom Farm yang membuka lapak di kawasan Ketintang, Surabaya, menuturkan, pelanggan mulai berdatangan sejak H-18 Iduladha.
“Kalau mulai H-18 Iduladha, pelanggan sudah mulai datang,” ujar Badrus, Selasa (26/05/2026).
Usaha milik Badrus tidak hanya melayani penjualan hewan kurban saat Iduladha, tetapi juga kebutuhan akikah. Meski permintaan meningkat, dia mengaku tidak menaikkan harga jual ternaknya demi menjaga loyalitas pelanggan.
Dirinya mematok harga mulai Rp2,5 juta hingga Rp8 juta per ekor kambing. Sementara sapi dijual dengan kisaran Rp19 juta hingga Rp28 juta, tergantung bobot hewan.
“Kami mempertahankan harga dan kualitas. Kita mengalah untuk pelanggan,” katanya.
Namun demikian, Badrus tak menyebutkan penjualannya menurun tahun ini. Setiap musim Iduladha dia biasanya mampu menjual sekitar 130 hingga 140 ekor kambing.
Hingga H-1 Lebaran Kurban tahun ini, masih ada sekitar 20 ekor kambing yang belum terjual. “Sedikit turun, tapi tidak drastis,” ungkapnya.
Berbeda dengan Badrus, pedagang hewan kurban lainnya, Ali Zainal justru mengalami lonjakan penjualan cukup besar.
Baca Juga: Sapi Jumbo Prabowo Ngamuk di Surabaya, Seruduk Bocah hingga Bikin Panik Warga!
Pedagang yang membuka lapak di kawasan MERR Surabaya itu menyebut penjualan tahun ini meningkat hingga 30 persen lebih dibanding tahun lalu.
“Tahun kemarin tidak sampai 100 ekor kambing yang terjual. Sekarang sudah 146 ekor,” kata Ali.
Ia menjelaskan, harga kambing di lapaknya dibanderol mulai Rp1 juta hingga Rp5 juta per ekor, tergantung ukuran dan kualitas.
Sedangkan harga sapi dijual mulai Rp18 juta hingga Rp20 juta. Ada juga untuk kategori takmir dengan kisaran Rp20 juta sampai Rp25 juta per ekor.
“Untuk kelas takmir, H-1 dan H-2 Iduladha hampir habis semua. Yang tersisa biasanya sapi dengan harga Rp25 juta ke atas,” ungkapnya.
Ali menyampaikan, varian harga hewan ternak tetap sama dengan tahun lalu. Namun, bobot ternak yang turun. Harga Rp20 juta misalnya, tahun lalu bisa mendapatkan sapi dengan bobot bersih hidup mencapai 350 kg. Sekarang hanya dapat sapi dengan bobot bersih hidup 300 kg.
Berita Terkait
-
Sapi Jumbo Prabowo Ngamuk di Surabaya, Seruduk Bocah hingga Bikin Panik Warga!
-
Baru Turun dari Truk, Sapi Kurban Jumbo Milik Presiden Prabowo Bikin Tegang di Surabaya
-
Jelang Iduladha, Khofifah Gelar Pasar Murah di Kediri Pastikan Sembako Terjangkau
-
Kisah Pilu Anak Kembar di Surabaya yang Diperkosa Ayah Sambung Selama Bertahun-tahun
-
Babak Akhir Siwalan Party: Hukuman untuk 25 Terdakwa Pesta Gay Surabaya
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Diduga Masih Hidup, Keluarga Putuskan Hentikan Pencarian NS yang Hilang di Sungai Brantas
-
Pemprov Jatim Raih Penghargaan IDEAS 2026 atas Kinerja Komunikasi DEI dan ESG Terbaik
-
Si Brilian dari Magetan: Kisah Sapi Bermata Tiga yang Menolak Ditawar Harga Selangit
-
KTP Ada di Dompet, Tapi Namanya Gentayangan: Skandal ASN Sumenep Curi Identitas Sopir
-
Kecelakaan Beruntun di Madiun: Rem Mendadak Bus Jaya Jadi Mimpi Buruk Truk J&T