SuaraJatim.id - Dosen Ilmu Matematika salah satu perguruan tinggi swasta Surabaya, Jawa Timur, ditangkap aparat kepolisian.
Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya Ajun Komisaris Besar Memo Adrian menjelaskan, terduga pelaku kepemilikan narkoba ini ditangkap seusai diintai beberapa waktu.
Menurutnya, proses penangkapan dilakukan karena terduga pelaku ini ditengarahi memiliki dan memakai narkoba.
“Benar setelah diintai dan mobil dosen berinisial NS (52) ini melintas di sekitar rumah yang berada di Semolowaru. Petugas menyergap NS kedapatan membawa narkoba yang diduga sabu,” kata Memo, seperti diberitakan Beritajatim.com, Minggu (19/1/2020).
Sementara menurut informasi yang diperoleh, NS diduga salah satu dosen mata kuliah Matematika PTS di kawasan Nginden Semolo.
NS ditangkap di pinggir Jalan Semolowaru, Selasa (14/1) malam, karena kedapatan menyimpan satu poket narkotika jenis sabu di dalam mobilnya.
“Menurut laporan masyarakat ada orang yang diduga menggunakan narkoba di sekitaran jalan Semolowaru,” lanjutnya.
Berawal dari informasi tersebut, pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan dengan menempatkan anggota di beberapa titik yang kerap dikunjungi tersangka.
Setelah beberapa hari mencari keberadaan tersangka, petugas akhirnya menyergap NS di mobil saat melintas di sekitar tempat tinggalnya.
Baca Juga: Diambil di Lapas Narkotika Gintung, Wanita Hamil Jadi Pengedar Sabu-sabu
Meski sempat berkilah dan menolak diperiksa, petugas pun langsung melakukan pemeriksaan, dan benar ada sabu.
Sementara itu, dihadapan penyidik, tersangka mengaku memperoleh barang haram itu dari seorang perempuan yang merupakan istri sahabat NS. Tak hanya itu, transaksi sabu hang dibeli seharga Rp 400 ribu ini dilakukan di kawasan Pucang.
AKBP Memo juga menegaskan, dari keterangan tersangka pihaknya masih memburu seorang perempuan.
Berita Terkait
-
Diambil di Lapas Narkotika Gintung, Wanita Hamil Jadi Pengedar Sabu-sabu
-
Dipasok Napi, Eks Anggota Polri Ajak Tukang Las Pesta Sabu di Rumah
-
Kabur untuk Pakai Sabu, Tahanan Ini Serahkan Diri Dalam Keadaan Nge-Fly
-
Video Tangisan Rhoma Irama Sambut Kebebasan Ridho Rhoma dari Penjara
-
Pakai Sabu Biar Giat Layani Tamu, Amelia Menangis Bilang Kapok ke Polisi
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Apa itu Whip Pink? Tabung Whipped Cream yang Disebut 'Laughing Gas' Jika Disalahgunakan
Pilihan
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
Terkini
-
Kepala SPPG Wajib Buat Perjanjian Waktu Konsumsi Terbaik MBG dengan Kepala Sekolah
-
Komitmen Pendidikan Berkualitas, Gubernur Khofifah Dianugerahi Penghargaan dari BMPS
-
Angin Kencang Terjang Tiga Kecamatan di Pacitan, 7 Rumah Rusak
-
5 Fakta Pikap Sayur Tabrak Penonton Balap Liar di Magetan, 2 Orang Tewas
-
Gubernur Khofifah Tangani Banjir Situbondo Cepat dan Terpadu: Keruk Sungai, Penguatan Infrastruktur