-
Pendamping koperasi muda bantu operasional dan pengembangan Koperasi Merah Putih desa.
-
Lely dampingi sepuluh koperasi desa di tiga kecamatan di Pasuruan.
-
Program Koperasi Merah Putih dorong UMKM dan ekonomi desa berkembang.
SuaraJatim.id - Di balik operasional Koperasi Merah Putih (KMP), terdapat sosok-sosok yang bekerja tanpa sorotan publik, namun memiliki peran penting dalam memastikan koperasi desa berjalan sesuai rencana. Salah satunya adalah perempuan pendamping kopdes di Pasuruan yang bernama Lely Putri Arum Ningtyas.
Perempuan 25 tahun ini menjadi salah satu perempuan pendamping kopdes di Pasuruan yang direkrut Kementerian Koperasi sebagai business assistant (BA).
Perannya tidak hanya membantu proses pendirian koperasi, tetapi juga memastikan operasional Koperasi Merah Putih di desa dapat berjalan secara modern dan efektif.
Sebagai perempuan pendamping kopdes di Pasuruan, Lely bertanggung jawab mendampingi sepuluh Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang tersebar di tiga kecamatan.
Tugas tersebut membuatnya menjadi salah satu penggerak penting di balik keberjalanan Koperasi Merah Putih di tingkat desa.
“Saya pegang sepuluh desa di tiga kecamatan (di Pasuruan), Kecamatan Pohjentrek, Kecamatan Rejoso, dan Kecamatan Gondangwetan,” kata Lely, Kamis (12/3/2026).
Pendamping kopdes merupakan tenaga profesional yang direkrut oleh Kementerian Koperasi untuk mengawal proses pendirian, legalitas, hingga operasional koperasi desa. Kehadiran mereka diharapkan dapat membantu koperasi beroperasi dengan sistem yang lebih tertata dan berkelanjutan.
Lely sendiri telah menjalankan tugas sebagai BA sejak Oktober 2025. Para pendamping koperasi ini dikontrak setiap tiga bulan dan kontraknya dapat diperbarui sesuai kebutuhan program.
Selama menjalankan tugasnya, Lely mengaku memperoleh banyak pengalaman baru. Mantan marketing di Bank BNI ini menyebut salah satu tantangan yang dihadapinya adalah membangun hubungan dengan berbagai pihak di tingkat desa dan kecamatan.
“Jadi, dari sepuluh daerah tadi, kita harus mendekatkan diri ke pengurusnya, ke kepala desanya, dan juga pengurus desanya, juga ke kecamatan,” kata dia.
Meski demikian, pengalaman tersebut justru membuka jaringan baru baginya. Ia mengaku kini memiliki banyak relasi, mulai dari perangkat desa, aparat kecamatan, hingga pengurus koperasi.
Dari sepuluh Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang didampinginya, delapan di antaranya sudah dibangun dengan progres mencapai sekitar 80 persen. Sementara dua koperasi lainnya masih dalam tahap proses pembangunan.
“Jadi, lahannya itu berupa lahan basah,” ujar dia menjelaskan kendala pembangunan di dua lokasi tersebut.
Selain mendampingi pendirian dan operasional koperasi, Lely juga memiliki tanggung jawab membina pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar produk mereka dapat masuk ke dalam koperasi.
Di beberapa desa, sejumlah pelaku UMKM telah mengajukan produk mereka untuk dipasarkan melalui koperasi, seperti telur dan beras. Pendampingan terhadap UMKM ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekonomi desa melalui keberadaan koperasi.
Berita Terkait
-
Draf RUU Reforma Agraria Disorot, AGRA Pertanyakan Koperasi Merah Putih Bisa Jadi Subjek
-
Bentuk Satgas Khusus, Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Bikin Desa Untung
-
Purbaya, Menkop, & Danantara Bikin Tim Khusus Kelola Kopdes Merah Putih
-
Kortastipidkor Temukan Sejumlah Masalah Kopdes Merah Putih, Transparansi Pengadaan Dinilai Minim
-
Ida Nurlaela Kritik Pemerintah Soal Dana Desa untuk Bayar Utang Kopdes: Itu Uang Rakyat
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Jokowi Sambangi Tenda Pengungsi Gempa Palue, Ini Respon Bupati Juventus
-
Asap Hitam Membubung! Pabrik Sepatu di Mojokerto Terbakar Hebat saat Karyawan Bekerja
-
Menu MBG Diduga Basi! 10 Siswa SLB di Blitar Tumbang, Wali Murid Tuntut Evaluasi
-
Harhubnas 2026, Gubernur Khofifah Gratiskan Tarif Layanan Trans Jatim Hari Ini
-
Tegang! Mahasiswa UINSA Usir Polisi dan TNI dari Kampus, Desak Rektor Mundur