SuaraJatim.id - Khoirudin (45) warga Dusun Krandekan, Desa Wonorejo, Kecamatan Sumbergempol, Tulungagung, Jawa Timur, ditangkap polisi setelah menganiaya ibu kandung dan kakaknya sendiri.
Polisi menemukan barang bukti berupa satu potong kayu, sebilah bambu sabit dan satu bongkah batu dalam kejadian penganiayaan di Desa Wonorejo, Kecamatan Sumbergempol, Jumat (17/1) pekan lalu.
Akibatnya, seperti diberitakan Suarajatimpost.com—jaringan Suara.com, Selasa (21/1/2020), Khoirudin tengah menjalani proses hukum setelah dilaporkan oleh keluarganya sendiri.
Kapolsek Sumbergempol Ajun Komisaris I Nengah Sutedja menjelaskan, Khoirudin menganiaya saat sang kakak Mujiati (48) dan ibunya bernama Robingah (71) sedang memasak di dapur.
Tanpa diketahui penyebabnya, Khoirudin datang membawa kayu lalu marah kepada ibunya dan melakukan pemukulan pada bagian punggung.
Pukulan itu tak sempat dihindari oleh perempuan tua yang merupakan ibu kandungnya itu, yang hanya pasrah saat diperlakukan anaknya.
”Pukulan itu mengenai punggung sebanyak dua kali, dan ibunya tidak bisa melakukan apa-apa,” kata Suteja.
Tak berhenti di situ saja. Setelah menghajar ibu kandung, Khoirudin lalu memukul kakak kandungnya bernama Mujiati.
”Mujiati dipukul pada bagian kepala dan mengalami luka robek hingga mengeluarkan darah,” kata Suteja.
Baca Juga: Minta Ganti Nama Tapi Dilarang, Hendriyanto Aniaya Ibu Kandung hingga Tewas
Menerima perlakuan tersebut, korban lantas melapor di Polsek Sumbergempol untuk membuat laporan.
Sesaat setelah menerima laporan, polisi tak butuh waktu lama untuk langsung melakukan penangkapan kepada pelaku dan melakukan olah TKP.
Tag
Berita Terkait
-
Perkosa 21 Anak, Warga Juluki Hasan sebagai Reynhard Sinaga Tulungagung
-
Emak-emak Pelaku Gendam Diciduk Polisi Usai Fotonya Tersebar di Medsos
-
Bus Rombongan Guru TK Terjung ke Jurang, Berikut Nama-nama Korban
-
Berstatus Tersangka, KPK Resmi Tahan Ketua DPRD Tulungagung Supriyono
-
Viral Kucing Mati Dicekoki Ciu, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Misteri Meledaknya Mesin Pengering di SPPG Ngawi: Saat Tombol 'Start' Mengubah Dapur Menjadi Petaka
-
Selamat Tinggal 'Zombi Digital': Sekolah di Jawa Timur Resmi Batasi Penggunaan Gadget
-
Cegah Dampak Negatif Digital, Pemprov Jatim Resmi Berlakukan Pembatasan Gadget di SMA/SMK/SLB
-
Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
-
Mimpi ke Tanah Suci yang Terhenti di Ambang Pintu: Kisah Pilu 15 Jemaah Calon Haji Sumenep