SuaraJatim.id - Seorang emak-emak pelaku penipuan dengan modus gendam di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur ditangkap polisi setelah fotonya saat beraksi disebar korban di media sosial.
"Tersangka berhasil kami identifikasi berkat fotonya yang sempat tersebar di media sosial," kata Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia di Tulungagung, Rabu (11/12).
Pelaku yang berjenis kelamin perempuan itu diinisial polisi dengan singkatan nama SC. Usianya sekitar 49 tahun dan tinggalnya di Kediri.
Di hadapan polisi, SC mengaku terpaksa melakukan tindakan kriminal tersebut karena tidak punya penghasilan dan tidak bekerja.
SC mengaku sangat ingin berjualan namun tidak memiliki modal, sehingga nekat melakukan aksi tipu-gendam dengan sasaran toko grosir pakaian dan aneka kebutuhan rumah tangga.
Terakhir, aksi SC dilakukan di sebuah toko grosir pakaian muslim di wilayah di Toko Brilyanfa Fashion di Desa Sawo, Kecamatan Campurdarat.
Tipu-gendam dia lakukan setelah memilih 10 potong pakaian dan menyerahkannya ke kasir untuk dihitung harga yang harus dibayarkan.
Bukannya membayar, SC justru meminta kasir membuatkan nota dan memfoto dirinya sebelum kemudian dia pergi tanpa menyerahkan uang sepeserpun kepada kasir.
"Korban baru menyadari menjadi korban penipuan setelah pelakunya pergi. Dari foto wajah yang sempat dilakukan, korban lalu mengunggahnya ke media sosial sehingga viral dan muncullah korban-korban yang lain," kata Pandia.
Baca Juga: Kena Modus Gendam Tukar Dolar, Uang Ratusan Juta Milik 2 Nenek Raib
Ternyata, aksi tipu gendam SC sudah berulang kali dengan korban tersebar di Kediri dan Tulungagung.
Dari laporan beberpa korban inilah polisi kemudian bergerak melakukan penangkapan terhadap SC di rumahnya di Kediri.
SC sempat pingsan saat dihadirkan polisi dalam gelar konferensi pers di lobby Mapolres Tulungagung, diduga karena stres menjadi sorotan kamera media.
SC saat ini ditahan di Polres Tulungagung dan dijerat pasal 372/378 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara. (Antara)
Berita Terkait
-
Raup Duit Hingga Puluhan Juta, Begini Modus Penipuan Rekrut Driver Ojol
-
Setahun Lakukan Penipuan Rekrut Driver Ojol, Tiga Orang Diringkus Polda DIY
-
Tipu Pengurus Masjid Pakai Seragam Satpol PP, Heri Ditangkap Warga Jaktim
-
Tak Kunjung Berangkat Haji, Puluhan Calon Jemaah Geruduk PT Bengkel Rohani
-
Heboh, Emak-emak Tangkap Terduga Penipu Arisan Bodong Miliaran Rupiah
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Arti Mimpi Ketemu Orang yang Sudah Meninggal tapi Tidak Bicara Menurut Primbon Jawa
- Menyakitkan Para Pencari Kerja, Guru Besar UGM: Perbuatan Gibran Tercela, Harus Diselesaikan
- Sabun Kojie San untuk Wajah atau Badan? Simak Kegunaan dan Kandungannya
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
Jejak CCTV Tak Bisa Bohong: Pasutri Muda di Banyuwangi Ditangkap Usai Buang Bayi
-
Catut Tanah Orang Lain Senilai Rp1,25 Miliar, Oknum Anggota DPRD Pasuruan Dipolisikan
-
Bawa Polisi, Suami Gerebek Oknum Dokter dan Istrinya di Ruang Kepala Puskesmas Sampang
-
Pembebasan Bersyarat Dicabut, Bechi Kembali ke Lapas Malang, 6 Pegawai Diperiksa
-
Bupati Pamekasan Buka Suara Soal Rusuh Indomaret: Sudah Diberi SP1, Malah Nekat Bangun Malam Hari