- Indosat meraih rekor pendapatan kuartal pertama 2026 sebesar Rp15,2 triliun dengan laba bersih mencapai Rp1,5 triliun.
- Strategi ekspansi ke pelosok desa di Jawa Timur berhasil menjaring 14,4 juta pelanggan dan meningkatkan trafik data.
- Penyediaan ribuan BTS dan inisiatif desa terkoneksi terbukti mendorong pertumbuhan ekonomi serta performa finansial perusahaan secara signifikan.
SuaraJatim.id - PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk (IOH) membuka lembaran tahun 2026 dengan catatan kinerja yang fenomenal. Strategi agresif perusahaan yang tak hanya bermain di kota besar, tetapi juga berani "blusukan" hingga ke pelosok desa, terbukti ampuh menjadi mesin pertumbuhan baru.
Wilayah Jawa Timur (Jatim) muncul sebagai bintang terang, mengukuhkan posisinya sebagai kontributor pelanggan terbesar kedua secara nasional.
Pada kuartal pertama (Q1) 2026, Indosat Region Jawa Timur berhasil menjaring total 14,4 juta pelanggan. Angka masif ini berbanding lurus dengan lonjakan konsumsi layanan digital di wilayah tersebut, di mana trafik data tercatat tumbuh signifikan sebesar 15,4% secara tahunan (year-on-year/YoY).
Keberhasilan ini tak lepas dari inisiatif strategis "Desa Terkoneksi" yang digulirkan dengan pendekatan langsung ke akar rumput. Hingga kini, tim Indosat telah "blusukan" menjangkau 205 desa di berbagai penjuru Jawa Timur.
Komitmen ini didukung oleh infrastruktur jaringan yang kokoh, terdiri dari 650 BTS 5G dan hampir 25.000 BTS 4G yang tersebar luas, memastikan konektivitas berkualitas tak hanya milik masyarakat kota.
Dampak dari strategi penetrasi ke wilayah rural ini sangat nyata. Tak hanya menggerakkan ekonomi lokal melalui edukasi digital dan pembukaan outlet desa, langkah ini juga mendongkrak kinerja finansial perusahaan secara signifikan.
Hal ini terbukti dari pertumbuhan pendapatan di Circle Java (Jateng, DIY, Jatim, Bali, Nusra) yang mencapai 13% pada momentum Lebaran 2026, melonjak dua kali lipat lebih dibanding pertumbuhan 6% pada tahun sebelumnya.
Secara nasional, kinerja gemilang dari daerah turut menopang pencapaian rekor baru Indosat. Pada Q1 2026, perusahaan membukukan total pendapatan Rp15,2 triliun, yang merupakan pendapatan kuartalan tertinggi sepanjang sejarah Indosat, naik 12% YoY. Laba bersih pun meroket 26% menjadi Rp1,5 triliun.
Presiden Direktur dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, menegaskan bahwa kinerja solid ini adalah buah dari konsistensi strategi yang berfokus pada pelanggan, yang kini diperkuat dengan teknologi AI Hyper-personalization.
Baca Juga: Gubernur Khofifah Terima Penghargaan CSR dan Pengembangan Desa Berkelanjutan Award 2026
"Dengan AI Hyper-personalization, Indosat dapat lebih relevan dalam setiap interaksi, tercermin dari keeratan yang semakin kuat, pengalaman pelanggan yang lebih baik, serta pertumbuhan yang berkelanjutan," ujarnya di Surabaya, Rabu (6/5/2026).
Hasil ini membuktikan bahwa konektivitas berkualitas hingga ke tingkat desa kini menjadi motor penggerak utama pertumbuhan perusahaan yang berkelanjutan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Banjir Rendam Sawah, Petani Bawang Merah Tulungagung Rugi Belasan Juta
-
Hampir Mati Sia-sia! Detik-detik Pria Tulungagung Batal Jadi Tentara Bayaran Rusia
-
Kasus Penyadapan Prabowo, Haedar Nashir Beri Pesan Menohok ke Polri
-
Gunung Semeru Erupsi Tiga Kali dalam Tiga Jam, Awan Panas Meluncur hingga 4,5 Kilometer
-
Politisi Gerindra Singgung Penyandang Dana Kasus Penyadapan Prabowo, Siapa Dia?