SuaraJatim.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di Gedung DPRD Kabupaten Tulungagung pada Senin (17/2/2020). Selain menggeledah, penyidik lembaga antirasuah itu juga memeriksa sejumlah ASN di lingkungan DPRD Tulungagung.
Dalam penggeledahan serta pemeriksaan yang dilakukan selama kurang lebih enam jam, ada tiga kardus dokumen yang dibawa KPK. Selain itu, KPK juga membawa lima koper yang dimasukan ke dalam empat mobil.
Usai diperiksa, Sekretaris DPRD Kabupaten Tulungagung Budi Fatahilah menjawab pertanyaan awak media. Secara singkat, pemeriksaan dokumen yang dibawa KPK berlangsung selama tiga jam.
Ia juga tak menjawab dokumen apa saja yang dibawa KPK dari DPRD Kabupaten Tulungagung termasuk ruangan apa saja yang telah dimasuki. Budi hanya menjawab proses pemeriksaan berkas dan dokumen dilakukan di ruang Aspirasi.
"(Pemeriksaan) ya selama tiga jam lah. (lokasi pemeriksaan) Di ruang Aspirasi. Sudah ya. Saya tidak berhak memberikan informasi. Itu biar penyidik (KPK) saja," kata Budi usai KPK meninggalkan DPRD Kabupaten Tulungagung, Senin (17/2/20).
Kedatangan KPK ke Tulungagung diduga ada kaitannya dengan kasus yang menjerat Eks Ketua DPRD Tulungagung periode 2014-2019, Supriyono. Informasi yang dihimpun di lapangan, KPK sebelumnya telah memanggil Bupati Tulungagung, Maryoto Bhirowo serta Sekretaris DPRD Tulungagung, Budi Fatahilah.
KPK tiba di Kantor DPRD Tulungagung sekitar pukul 12.00 wib. Pemeriksaan dan penggeledahan berlangsung selama kurang lebih enam jam. Selama proses ini, PNS yang berdinas di Kantor DPRD Tulungagung tidak ada yang berani meninggalkan lokasi.
Terlihat dari luar, para ASN tampak mondar-mandir sambil menunggu aktivitas yang dilakukan penyidik KPK.
Pemeriksaan dan penggledahan dikawal oleh petugas bersenjata lengkap dari Polres Tulungagung. Awak media tidak diperkenankan melakukan mendekat ke lokasi penggledahan. Pada pukul 17.53 wib, penyidik dan tim KPK bertolak dari kantor DPRD Tulungagung.
Baca Juga: Sambangi Kantor DPRD Tulungagung, Tim KPK Geledah Sejumlah Ruangan
Kontributor : Farian
Berita Terkait
-
Sambangi Kantor DPRD Tulungagung, Tim KPK Geledah Sejumlah Ruangan
-
Kasus Suap APBD, KPK Panggil Kepala Bappeda Tulungagung
-
KPK Cecar Legislator PAN Ahmad Sadig soal Penganggaran DAK Tulungagung
-
Kasus Suap Ketua DPRD Tulungagung, KPK Periksa Legislator PAN Ahmad Riski
-
Berstatus Tersangka, KPK Resmi Tahan Ketua DPRD Tulungagung Supriyono
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Drama Utang Rp300 Juta di Sampang: Hayat yang Disekap dan Dianiaya Tetangga Sendiri
-
PDIP Tergusur Gerindra? Dari Kamar Indekos Bung Karno, Hasto Kirim Pesan Menohok
-
Khofifah Ajak Siswa Sekolah Rakyat Pasuruan Kobarkan Semangat Kemerdekaan Menuju Indonesia Emas
-
Kemenhut Berhasil Padamkan Kebakaran 30 Hektare di Gunung Rinjani
-
Ruko Fotokopi di Ponorogo Rata dengan Tanah Usai Perselingkuhan Terbongkar