SuaraJatim.id - Butuh uang, Kusnan Ghoibi (29) mengaku menjadi TNI gadungan. Pelaku memanfaatkan tempat kerja di proyek lapangan GOR Lantamal V Surabaya sebagai anggota Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut atau TNI AL. Dengan mengaku sebagai TNI AL, tersangka yang bekerja sebagai tukang batu ini mengelabui lima orang janda.
"Mumpung kerja di situ (Lantamal V Perak, red). Pakai IG dengan nama palsu. Akun palsu agar korban tidak mengetahui identitas asli. Tidak ada pangkat. Pendekatan di dalam markas, tidak pakai ngaku pangkat apa. Kenal di medsos, saya posting tapi foto saya ambil dari FB," ungkapnya saat rilis kasus di Mapolres Mojokerto, Senin (17/2/2020) seperti dikutip dari Beritajatim -- Jaringan Suara.com.
Masih kata warga Desa Tanggung, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang ini, dirinya tidak menyangka bisa menggaet lima korban yang berstatus janda tersebut.
"Tidak menduga, main-main saja karena kepepet, saya butuh uang untuk makan. Saya hanya kerja sebagai tukang batu di Lantamal V Perak. Foto dapat dari FB dan saya posting di IG, ada lima korban, tapi satu yang tidak saya setubuhi. Semua korban janda, karena lebih enak diajak ngobrol," akunya.
Tersangka mengaku, demi menyakinkan korbannya, ia memakai seragam TNI AL dan meminta diantar ke Lantamal V Perak saat malam hari. Tersangka yang berstatus duda dengan satu anak ini menambahkan, saat malam hari Lantamal V Perak orang luar bebas masuk.
"Dia (korban, red) ikut ke Lantamal karena saat malam bebas masuk. Tidak ada yang hamil. Kalau video, saat berhubungan badan hanya dengan pacar saya. Kalau sama korban, tidak berani. Kalau pacar saya, tahu bahwa saya adalah tukang batu. Sebagai tukang batu, penghasilan saya Rp135 ribu per hari, itu kurang. Saya menyesal, tidak akan mengulanginya lagi," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Lebih dari 100 Titik Api Kepung Gunung Arjuno, Jalur Pendakian Ditutup
-
Mabes Polri Abaikan Duka Kanjuruhan? JPW Desak Evaluasi Jabatan Kombes Ferli Hidayat
-
Eks Kapolores Malang Diangkat Jadi Koorspripim Polri, Pengamat: Jangan Lupakan Tragedi Kanjuruhan
-
Ini yang Dilakukan Ferli Hidayat Saat Tragedi Kanjuruhan: Dulu Dicopot Sekarang Jadi Petinggi Polri
-
Bebas Bersyarat Dicabut! Bechi Kembali Ditahan di Sel Khusus Lapas Kelas I Malang
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
-
Gubernur Khofifah Apresiasi Para Atlet Jatim Mampu Pecahkan Rekor dalam Asian Para Games 2026
-
Sandiwara Rumah Keluarga Miskin di Surabaya: Megah 3 Lantai, Sekap 10 Calon PRT
-
Tebing 30 Meter Longsor di Magetan, Jalan Antardesa Terputus dan Listrik Padam
-
419 Hunian Tetap Semeru di Lumajang Kosong, Pemkab Verifikasi untuk Penataan