SuaraJatim.id - Seorang pemuda bernama Kukuh Putra Mandiri (24) menganiaya kekasihnya berinisial RA lantaran merasa diselingkuhi korban.
Kadung emosi karena terbakar cemburu, Kukuh bahkan memberikan bogem mentah hingga menggigit kekasihnya.
Namun, aksi penganiayaan itu harus dibayar Kukuh dengan jeratan hukum.
Kasi Humas Polsek Plemahan, Aipda Andhik Susilo mengaku penangkapan pelaku dari laporan korban RA.
Akibat penganiayaan yang dilakukan oleh pelaku, kini gadis asal Desa Ngablak, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri tersebut babak belur.
"Pelaku berhasil kami amankan bersama barang bukti sebuah HP dan tas berisi kosmetik milik korban yang dirampas. Kini pelaku dalam pemeriksaan lebih lanjut,” kata Andhik seperti dikutip dari Beritajatim, Selasa (18/2/2020).
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Raya Dusun Sawahan, Desa Payaman, Kecamatan Plemahan, Kediri, Jawa Timur.
Kukuh yang dibakar api cemburu, karena merasa dikhianati lalu membuntutiu kekasihnya yang sedang berada di pinggir jalan.
Kukuh bermaksud untuk mengetahui isi percakapan antara korban dengan pria lain. Setelah melihat korban berjalan sendirian, pelaku kemudian mengadangnya.
Baca Juga: Tiga Siswa yang Aniaya Satu Siswi di Purworejo Terancam 3 Tahun Penjara
Setelah berhadap-hadapan dengan korban, pelaku kemudian menonjoknya. Pukulan tangan kosong itu bersarang pada dahi korban. Tetapi pelaku belum puas. Dia kemudian menggigit tangan korban, sembari merampas HP dan sebuah tas yang dipegang.
Melihat pacarnya tidak berdaya, Kukuh justru kabur. Pelaku membawa barang hasil rampasan dari tangan korban. Hingga akhirnya korban ditolong oleh masyarakat yang melintas.
Merasa tidak terima dengan perbuatan Kukuh, korban kemudian melapor ke Polsek Plemahan. Setelah mendalami laporan korban, polisi lalu meringkus Kukuh saat sedang bersembunyi di rumah salah seorang temannya.
Dalam kasus ini, polisi telah menahan Kukuh.
"Setelah kami periksa barang-barang yang dirampas pelaku berupa HP dan satu tas ransel berwarna hitam. Tas tersebut berisikan satu tas plastik peralatan kosmetik dan uang tunai Rp 105 ribu," kata Andhi.
Berita Terkait
-
Nyaris Ditikam Obeng, Petugas Dishub Dianiaya Gegara Pungutan di Terminal
-
Sekap Warga Minggir karena Dendam, 2 Tersangka Diamankan Polisi
-
Yakin Istrinya Selingkuh dengan Empat Pria, Suami Tega Lem Vagina
-
Pakai Atribut Silat Usai Nonton Konser, Pasutri Patah Tulang Dihujani Batu
-
Viral Guru Gebuki Murid, Idiyanto Tukang Ribut dan Banting Komputer Sekolah
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Kisah Perempuan Pendamping Kopdes di Pasuruan, Usia 25 Tahun Jadi Tumpuan Koperasi Merah Putih
-
BRI Imlek Prosperity 2026 di Tiga Kota, Perkuat Relasi dengan Nasabah Top Tier
-
Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah ke-58 di Madiun, Pastikan Harga Terkendali dan Stok Aman
-
2 Perusak Makam Keramat di Pasuruan Divonis 5 Bulan Penjara
-
Polda Jatim Siagakan 16.326 Personel dan 238 Pos Pengamanan, Mudik Lebaran 2026 Dijaga Ketat!