SuaraJatim.id - Polisi telah membongkar kasus penyebaran berita bohong alias hoaks terkait penculikan anak di media sosial.
Dalam kasus ini, polisi telah meringkus tiga orang emak-emak yang diduga menjadi penyebar hoaks penculikan anak di media sosial yang sempat membuat resah wali murid di sejumlah SD di Banyuwangi, Jawa Timur.
"Berita dan video hoax penculikan anak di SD Kebalenan dan SD Ketapang itu awalnya beredar di grup WhatsApp Wali siswa. Kemudian oleh pelaku berita dan video tersebut diupload ke media sosial, Facebook," kata Kapolresta Banyuwangi, Kombes Arman Asmara, Selasa (25/02/2020).
Ketiga tersangka ini menggunakan akun bernama Anie Anie untuk menyebarkan isu maraknya penculikan anak-anak SD.
"Akun atas nama Anie Anie, dalam akun tersebut pelaku menuliskan waspada penculikan sudah merebak ke sekolah. Kebetulan terjadi di SD Kebalenan di tempat tinggalku," katanya seperti diberitakan Suara Indonesia--jaringan Suara.com.
Setelah mengumpulkan bukti - bukti serta memintakan keterangan saksi, polisi akhirnya berhasil menangkap 3 ibu rumah tangga berinisial RF, TF dan AR. Kepada polisi, ketiga emak-emak itu mengakui sebagai orang yang menyebarkan berita dan video hoaks tersebut.
"Mereka mengaku hanya meneruskan informasi yang diterima tanpa mengecek kebenaran berita tersebut," katanya.
Atas perbuatanya itu, ketiganya dijerat Pasal 28 (jo) {Pasal 45 ayat 2 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman hukuman enam tahun penjara dan denda Rp 1 miliar.
Baca Juga: Beredar Kabar Bendung Katulampa akan Dibuka Malam Ini, Petugas: Hoaks Itu!
Berita Terkait
-
Tak Kunjung Ditemui Gubernur Jatim, Warga Tumpang Pitu Gelar Salat Hajat
-
Khofifah Nonton Bola, Warga Tumpang Pitu Gagal Desakan Cabut Izin Tambang
-
Pengusul RUU Istri Wajib Urus Rumah: Jangan Dianggap Diskriminasi Gender!
-
Berniat Perkosa Emak-emak, Pria Ini Jerit-jerit Alat Kelaminnya Ditarik
-
Ngontel ke Surabaya, 70 Warga Banyuwangi Desak Khofifah Cabut Izin Tambang
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Roy Kiyoshi hingga Barongsai Terancam Batal: Polisi Larang Kimsin Reunion Festival di Klenteng Tuban
-
Menutup Celah Maut: Jembatan Kembar Cangar Segera Dipagari 'Benteng' Baja
-
Pengusaha Terjebak Perangkap Sindikat di Gresik: Pelakunya Mahasiswa hingga Residivis
-
BRI Fokus UMKM 2026: Kredit Rp1,211 Triliun Berhasil Dorong Laba 13,7%
-
Mencekam di Wonokusumo: Baru 2 Bulan Pulang dari Malaysia, Hasan Tewas Dibantai 4 Eksekutor Berhelm