SuaraJatim.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kediri menyiapkan delapan termometer tembak. Alat pengukur suhu tubuh itu diperuntukkan untuk memeriksa kondisi pemain, ofisial, dan sebagian penonton di Stadion Brawijaya, Sabtu (14/3/2020) sore.
Sebagaimana diketahui, sore nanti Stadion Brawijaya akan menghelat pertandingan antara tuan rumah Persik Kediri melawan Persiraja Banda Aceh dalam lanjutan pekan ketiga Liga 1 2020.
Pertandingan dua tim promosi ini rencananya dimulai sekitar pukul 15.30 WIB.
Kadinkes Kota Kediri, dr Fauzan Adima mengatakan, pihaknya telah menyiagakan dua tim terdiri dari delapan orang untuk memeriksa suhu tubuh pemain, ofisial, dan sebagian penonton. Tiap petugas membawa satu termometer.
Seluruh pemain akan dicek suhu tubuhnya di depan ruang ganti pemain menjelang laga Persik Kediri vs Persiraja Banda Aceh.
Sementara suporter yang akan diperiksa hanyalah suporter di tribun VIP, mereka akan diperiksa saat memasuki stadion.
Saat ditanya mengapa hanya suporter di Tribun VIP yang diperiksa, Fauzan menyebut hal itu merupakan bagian dari mapping risiko.
Sebab Tribun VIP berdekatan dengan lorong yang dilewati pemain kedua kesebelasan.
"Kalau (tribun) VIP kan di situ dilewati pemain baik asing dan lokal yang notabene sudah pernah bepergian ke luar negeri dan daerah-daerah lain di Indonesia. Kalau penonton paling bepergiannya ke sekitar Kediri," ujar Fauzan, Sabtu (14/3/2020).
Baca Juga: Kompetisi Dihentikan, Giannis Donasikan Rp 1,47 Miliar untuk Pegawai Gedung
Sekretaris Umum Persik Kediri, Arief Priyono mengatakan, diperiksanya suhu tubuh pemain dan ofisial Persik dan Persiraja sesuai dengan rekomendasi PT LIB. Pemeriksaan itu untuk pencegahan penyebaran virus Corona.
"Itu kan sudah ada edaran dari LIB. Ya kami berusaha untuk mengikuti arahan dari LIB itu," tuturnya.
Kontributor : Usman Hadi
Berita Terkait
-
Prediksi Bhayangkara FC vs Persija Jakarta di Liga 1 2020
-
Jadwal Liga 1 Hari Ini, Laga Panas Bhayangkara FC Vs Persija Jakarta
-
Aji Santoso Akui Persebaya Memang Pantas Kalah
-
Liga Inggris Disetop karena Corona, Klopp: Saat Ini Sepak Bola Tak Penting
-
Berlaga di Stadion Kosong, Pelatih Persija Jakarta Merasa Ragu
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Jatim Hattrick OTT KPK, Wagub Emil Soroti Moralitas Personal: Dalamnya Hati Siapa yang Tahu?
-
Disegel KPK, Plt Bupati Tulungagung Belum Bisa Berkantor di Pendopo
-
BRI Luncurkan Fitur Tebus Gadai di BRImo, Promo 10% Sampai Juni 2026
-
Pegang KTA Gatut Sunu Wibowo Tak Diakui Kader, Alasan Gerindra: Belum ikut Bimtek
-
Misteri Meledaknya Mesin Pengering di SPPG Ngawi: Saat Tombol 'Start' Mengubah Dapur Menjadi Petaka