SuaraJatim.id - Penetapan pembatasan melakukan pertemuan dengan orang banyak sebagai pencegahan penularan virus corona juga berimbas pada warga binaan Lapas Kelas II B Blitar. Selama empat belas hari, keluarga penghuni lapas dilarang menjenguk.
Meski demikian, pihak Lapas telah menyediakan layanan pertemuan dengan video call. Warga binaan masih bisa bertemu dengan keluarga dengan memanfaatkan video call melalui ponsel yang disediakan petugas.
"Senang pak. Selama dihukum disini ndak pernah ada kesempatan (bertemu istri). Ya senang lah. Enam bulan ndak ketemu, kalau disini cuma ada ada wartel. Jadi kalau telepon luar negeri ndak bisa," kata Andik, salah satu warga binaan Lapas Kelas II B Blitar usai video call dengan istrinya di Hongkong, Selasa (17/3/20).
Andik enggan menyebut kasus yang menjerat dirinya. Hanya saja ia mengaku divonis tiga tahun. Sejak enam bulan terakhir ia sudah tak bisa bertemu dengan istrinya yang bekerja di Hongkong. Baginya layanan video call yang disediakan Lapas bisa membuatnya melepas rasa rindu dengan istri meski tak bertemu secara langsung.
"Senang sekali pak. Istri saya di Hongkong. Sudah enam bulan ini (tidak bertemu / atau bicara)," imbuhnya.
Hal yang sama juga diungkapkan oleh Abdul Latif. Pria yang terjerat kasus perjudian itu mengapresiasi langkah petugas dalam menerapkan kebijakan video call demi mencegah penyebaran virus corona.
"Ya saya kira ya baguslah kalau memang jalan keluarnya seperti ini daripada ada resiko corona itu ya lebih bagus. Ya bisa berkomunikasi (dengan keluarga). (Kebijakan video call) mulai hari ini," ujar pria yang divonis lima bulan asal Wlingi, Kabupaten Blitar tersebut.
Warga binaan Lapas akan diisolasi dengan keluarga selama empat belas hari kedepan. Selama itu, warga binaan dilarang bertemu keluarga begitu sebaliknya. Namun, keluarga masih bisa mengirimkan makanan atau hal yang diperbolehkan dengan cara dititipkan di penjagaan.
Sedangkan jika ingin bertatap muka dapat menggunakan video call melalui ponsel yang disediakan Lapas.
Baca Juga: Geger 15 Warga Blitar Positif Corona Beredar di Medsos, Pemkab: Itu Hoaks
Mekanisme yang dilakukan ketika ingin melakukan video call dengan keluarga ialah warga binaan akan mendaftar dulu. Kemudian mereka akan dipanggil sesuai nomor urutnya.
"Jadi kalau kemaren mereka menggunakan wartel pemasyarakatan dan berbayar, tapi mulai sekarang tidak. Kami sediakan handphone bagi warga binaan kita untuk bisa menghubungi keluarga dan ini gratis. Maksimal saat ini lima menit sambil melihat peralatan," jelas Plh Kalapas Kelas II B Blitar, Johanes Agus Pujianto.
"Ketika peralatan nanti kita tambah, harapan kami bisa lebih lama (vidcall) bagi warga binaan. Karena hari ini mendadak," sambungnya.
Layanan video call itu dibuka dan disamakan dengan jadwal jenguk warga binaan yakni pukul 08.00 wib hingga 15.00 wib.
"Dan itu yang menelepon adalah warga binaan bukan keluarga yang menelepon warga binaan ya," beber Agus.
Untuk sementara, pihak Lapas menggunakan empat handphone untuk layanan video call warga binaan dengan durasi maksimal lima menit. Pihak Lapas berjanji akan menambah jumlah handphone termasuk durasi video call.
"Kami juga melakukan sosialisasi kepada warga binaan agar warga binaan mengerti, apa yang kita lakukan adalah tidak kita inginkan dengan penutupan akses ini. Tapi mau tidak mau, suka atau tidak suka, ini harus kita ambil keputusan sampai empat belas hari kedepan," imbuh Agus.
Berita Terkait
-
Ini Beda Istilah 'Social Distancing' dan 'Lockdown' Hadapi Virus Corona
-
Dampak Virus Corona, Konser One Ok Rock di Jakarta Resmi Ditunda
-
Operator Telekomunikasi Buka-bukan Soal Dampak Virus Corona
-
Pemkot Magelang Hentikan Surat Menyurat Pakai Kertas Selama Wabah Corona
-
Sempat Diduga Kena COVID-19 sampai Jatuh dari Motor, Ternyata Ini Faktanya
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
Terkini
-
Polisi Ungkap Hasil Tes DNA 15 Fragmen Tulang Pembunuhan Ibu dan Anak Madiun
-
GM FKPPI Jatim Desak Aktor Intelektual Dugaan Penyadapan Prabowo Dibongkar
-
Media Luar Negeri Ikut Soroti Penangkapan Listyo Sigit Prabowo
-
Listyo Sigit Tak Sendirian, 5 Eks Petinggi Polisi Luar Negeri Juga Ditangkap!
-
Perdagangan Internasional Tumbuh Pesat, Arus Peti Kemas Pelindo Tembus 10,3 Juta TEUs