SuaraJatim.id - Warga Blitar dihebohkan dengan kabar hoaks wabah Virus Corona yang beredar melalui pesan berantai di media sosial (medsos) WhatsApp grup.
Dalam pesan berantai tersebut, tertulis 15 Warga Kabupaten Blitar yang dinyatakan positif Virus Corona. Mereka yang dinyatakan positif tersebar di beberapa kecamatan wilayah tersebut.
"Instruksi dari Bapak Bupati Blitar hari ini. Blitar sudah terkena wabah Corona. Yang sudah terjangkit daerah Wlingi, Ponggok, Udanawu, Nglegok, Selopuro, Gandusari. Dengan jumlah positif suspect corona 15 orang. Pasien daerah Nglegok ada satu yang dirujuk ke Malang," tulis pesan berantai tersebut.
Pesan berantai tersebut lantas di bidik layar dan menyebar liar di media sosial. Merespons hal tersebut, Pemkab Blitar mengemukakan, dari hasil investigasi Gugus Tugas Corona Kabupaten Blitar menyatakan informasi tersebut bohong atau hoaks.
"Kami sudah melakukan koordinasi. Keterangan dari direktur RSUD Ngudi Waluyo, Wlingi bu Woro itu hoaks. Bu Kus (Kuspardani, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar) juga menyatakan kalau itu hoaks," kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Blitar, Eko Susanto, Senin (16/3/20).
Eko menjelaskan, pesan berantai tersebut seperti sebuah tulisan pesan di WhatsApp. Ketika tersebar, tulisan tersebut sudah berupa gambar atau tangkapan layar.
"Nanti akan dicek ulang. Apakah penyebarannya melalui FB atau dari WhatsApp. Tim medsos kami masih terus melacak. Yang pasti informasi tersebut adalah hoaks," tutur Eko.
Lebih lanjut, Eko mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpancing dengan pesan berantai yang belum tentu kebenarannya. Selain itu, masyarakat juga diharapkan untuk tetap menjaga pola hidup sehat serta tidak panik dan tetap tenang.
Kontributor : Farian
Baca Juga: Termakan Hoaks Corona, 27 Warga Iran Terbunuh Usai Minum Alkohol Oplosan
Berita Terkait
-
Termakan Hoaks Corona, 27 Warga Iran Terbunuh Usai Minum Alkohol Oplosan
-
Rektor UIC Diduga Sebar Hoaks Corona, Kang Maman Beri Sindiran Menohok
-
Termakan Hoaks Corona Covid-19, 44 Orang Meninggal karena Keracunan Alkohol
-
Gegara Sebar Hoaks Corona, Ibu Rumah Tangga di Surabaya Ditangkap Polisi
-
Dituduh Sebar Hoaks Corona, Suami Fahira Idris Mau Lapor Balik Muannas
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 5 Sunscreen Jepang untuk Hempaskan Flek Hitam dan Garis Penuaan
Pilihan
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
Terkini
-
Kepala SPPG Wajib Buat Perjanjian Waktu Konsumsi Terbaik MBG dengan Kepala Sekolah
-
Komitmen Pendidikan Berkualitas, Gubernur Khofifah Dianugerahi Penghargaan dari BMPS
-
Angin Kencang Terjang Tiga Kecamatan di Pacitan, 7 Rumah Rusak
-
5 Fakta Pikap Sayur Tabrak Penonton Balap Liar di Magetan, 2 Orang Tewas
-
Gubernur Khofifah Tangani Banjir Situbondo Cepat dan Terpadu: Keruk Sungai, Penguatan Infrastruktur