SuaraJatim.id - Seorang buruh pasien posirif corona di Bangkalan, Jawa Timur dilarikan ke rumah sakit jiwa Menur Surabaya. Dia depresi.
Dia adalah satu dari empat pasien positif corona di Kabupaten Bangkalan. Di rumah sakit jiwa itu, dia diisolasi.
“Pasien ini memiliki rutinitas bolak balik Bangkalan- Surabaya. Asli Bangkalan namun bekerja di Surabaya,” terang Kepala Dinas Kominfo Bangkalan, Agus Sugianto Zein, Senin (13/4/2020)
Alur cerita hingga pasien terpapar Covid-19 ini, sejak yang bersangkutan merasa sakit dan dirawat di Puskesmas Socah selama dua hari. Karena tak kunjung sembuh, ia kemudian dibawa ke salah satu dokter umum dan hasil diagnosa menderita tuberculosis (TB) sehingga ia mendapat rujukan ke RSUD Syamrabu.
“Tanggal 29 Maret 2020 pasien datang ke UGD RSUD, setelah menjalani pemeriksaan selama kurang lebih 3 jam pasien minta pulang paksa sebelum masuk kamar rawat inap dan tidak dijelaskan alasan kenapa minta pulang paksa,” lanjutnya.
Selama menjalani perawatan di rumah, pasien mengalami depresi sehingga pihak keluarga membawanya ke RS Menur. Tiga hari kemudian, tim surveilance mendapatkan informasi hasil rapid tes pasien tersebut menunjukkan hasil positif Corona.
“Setelah hasil rapid menunjukkan positif, maka tim surveilance ini meminta pihak keluarga melakukan isolasi mandiri di rumah. Dan kemarin, hasil pemeriksaan dari litbangkes Jakarta positif diumumkan melalui web,” tegasnya.
Setelah hasil tersebut keluar, satgas melakukan rapid tes terhadap 12 orang yang berkontak langsung dengan pasien. Termasuk tenaga medis di Puskesmas.
Baca Juga: Jokowi Geram Ratusan Daerah Belum Realokasi Anggaran Tangani Dampak Corona
Berita Terkait
-
Penumpang Anjlok, KAI Batalkan 5 Perjalanan Kereta di Jember Mulai Besok
-
Jokowi Geram Ratusan Daerah Belum Realokasi Anggaran Tangani Dampak Corona
-
Positif Corona, 39 ABK KM Kelud Dirawat di RS Pulau Galang
-
Perjuangan Kru Mobil Jenazah saat Antar Korban Covid-19, Bikin Salut!
-
Tingkatkan Kekebalan Tubuh dengan Vitamin E, Berapa Banyak yang Dibutuhkan?
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Terbongkar! Kelangkaan BBM di Jatim Ternyata Ulah Mafia: Negara Boncos Rp35 M, Pelaku Dijerat TPPU
-
Banjir Lahar Hujan Semeru Over Skala Terjang Lumajang, Satu Dusun Terisolir Total
-
Bukannya Dapat Penghargaan, 7 Polisi Penangkap 3 Legislator Gerindra Malah 'Dibuang' ke Polsek
-
Pendampingan Tim Patriot Brawijaya Bikin Warga Klamono-Segun Mandiri
-
Dua Kos di Surabaya Jadi Tempat Simpan Sabu, Pengedar Raup Untung Rp500 Ribu per Gram