SuaraJatim.id - Jumlah penderita virus corona baru atau Covid-19 yang membludak di Surabaya, Sidoarjo dan Gresik (tiga daerah PSBB) membuat rumah sakit rujukan mengalami overload atau kelebihan kapasitas.
Dilansir dari Beritajatim.com, Senin (4/5/2020), berdasarkan data kondisi RS rujukan Covid-19 di Jawa Timur, untuk Surabaya sudah melakukan perawatan terhadap 798 pasien dengan kapasitas bed atau tempat tidur hanya 403 buah. Sehingga, mengalami overload sebanyak 395 pasien.
Untuk Sidoarjo, saat ini sudah merawat sekitar 212 pasien, dengan kapasitas bed hanya 160 buah. Sehingga, overload 62 pasien.
Sedangkan untuk wilayah Gresik, sudah merawat pasien sebanyak 121 pasien, dengan kapasitas bed hanya 24 buah. Sehingga mengalami kelebihan kapasitas sebanyak 97 pasien.
Untuk menanggulangi membludaknya jumlah pasien virus corona yang terus bertambah, Pemprov Jatim pun mempersiapkan rumah sakit darurat.
Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Jatim, dr Joni Wahyuhadi menyatakan, secara teoritis, rumah sakit rujukan yang menangani pasien khusus corona sudah mengalami kelebihan pasien.
“Secara teoritis rumah sakit kita sudah overload. Overloadnya sudah cukup mengkhawatirkan. Tindakan yang paling memungkinkan dalam tempo waktu relatif cepat adalah mempersiapkan kelengkapan infrastruktur Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Unair Surabaya. Jadi, pemerintah provinsi bersama dengan Kementerian Pendidikan dan para donatur berupaya untuk membuka rumah sakit di Unair, insyaallah satu dua hari ini akan selesai dan bisa ditempati, kira-kira sampai 200 lebih pasien,” ujarnya menjelaskan.
Ia menyebut, meski sudah dapat dioperasionalkan nantinya, rumah sakit tersebut tetap akan mengalami kekurangan, jika harus menampung semua pasien. Untuk itu, Kemenkes mengambil kebijakan bahwa tidak semua orang dengan status PDP atau confirm positif harus masuk rumah sakit.
“Tidak harus semua orang dengan status PDP atau confirm (positif) harus masuk rumah sakit. Asal, rumah dan perilakunya memenuhi syarat,” katanya.
Baca Juga: 5.348 Karyawan di Jatim Dipecat, Khofifah: Berat untuk Buruh dan Pengusaha
Ia pun menyebut sudah mendapatkan perintah dari Gubernur Jatim dan izin dari Kemenkes untuk dapat menggunakan Gedung Puslitbang Humaniora di Jalan Indrapura Surabaya, untuk dipakai sebagai rumah sakit darurat. Ia menyebut, di tempat itu kapasitasnya cukup besar untuk menampung sekitar 500 orang lebih pasien corona.
“Saya sudah mendapat perintah dari Ibu Gubernur dan juga mendapatkan izin dari Kementerian Kesehatan untuk menggunakan gedung Puslitbang Humaniora sebagai rumah sakit darurat. Kapasitasnya cukup besar itu, 500-an lebih,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Virus Corona Bisa Menyebar dari Paket Belanja dan Makanan Pesan Antar?
-
Bisnis Sawit Bakal Merugi 3 Bulan ke Depan Akibat Corona, Buruh Jadi Korban
-
Takut Tertular Corona, Napi Mengamuk dan Tawan 7 Sipir Penjara
-
Kisah 4 Orang di 3 Benua Meninggal di Hari yang Sama Akibat Corona
-
Ramai Dokumen Intelijen 'Lima Mata', 'Bat Woman' China Buka Suara
Terpopuler
- Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP
- Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Kronologi Kader PDIP Musyafirin Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai Berujung Usulan Pemecatan
- 4 Shio Ini Diprediksi Panen Cuan dan Sukses Besar di Tahun Kambing Api 2027
Pilihan
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
Terkini
-
Sindikat Suntik Gas Melon Pasuruan-Surabaya Digulung Polisi: 8 Orang Ditangkap
-
92 Titik Panas Masih Terdeteksi di Gunung Arjuno, Bantuan Water Bombing Dikejar
-
Dugaan Money Politic Hantam Muktamar NU, Uang Rp 250 Juta Disita KPK!
-
Petaka Bakar Sampah di Probolinggo: Terjatuh, Warga Tewas Terpanggang Api Sendiri
-
Pastikan Stock BBM di Jatim, Khofifah & Emil Dardak Datangi Kementerian ESDM