SuaraJatim.id - Hingga hari ke-7 Pembatasan Sosial Bersakala Besar (PSBB) Surabaya Raya, masih banyak warga yang ngotot untuk masuk perbatasan antar wilayah di pembatasan jam malam.
Hal tersebut ditemui di pos check point yang ada Jalan Raya Waru Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (4/5/2020) malam.
Pantauan Suara.com di lokasi, masyarakat yang ngotot kebanyakan para pengguna sepeda motor.
Mereka ingin tetap masuk melewati pos check point Waru lantaran merasa kejauhan dengan rute yang sudah ditentukan.
Salah satu warga bernama Zulfikar mengaku pengalihan rute yang diberlakukan membuatnya memakan waktu cukup lama untuk sampai ke rumahnya.
"Rumah saya di Gedangan, tapi saya harus lewat muter jauh ke arah Aloha sana lewat Juanda," ungkapnya kepada kontributor Suara.com.
Sementara itu, Kasatlantas Polresta Sidoarjo, Kompol Eko Iskandar membenarkan masih banyak masyarakat yang belum timbul kesadaran untuk mematuhi peraturan PSBB Surabaya Raya.
"Memang masih banyak yang belum sadar. Sehingga ini memang agak menyulitkan petugas yang ada di lapangan," ujar Iskandar.
Sementara itu, jalur-jalur tikus juga sudah dilakukan penutupan apabila ada warga yang ingin mencari celah jalan untuk masuk ke wilayah Sidoarjo tidak bisa.
Baca Juga: Si Leher Beton Mike Tyson Posting Video Latihan, Warganet Tercengang
Mereka akan dialihkan memutar untuk lewat area Juanda untuk memberikan efek jera bagi mereka yang melanggar jam malam saat PSBB.
"Ada jalan memutar yang lumayan jauh untuk memberikan efek jera kepada masyarakat yang masih banyak melanggar jam malam. Padahal sudah hari ketujuh kesadaran masyarakat masih banyak yang kurang," keluhnya.
Iskandar menambahkan, kebanyakan mereka yang masih melanggar aturan jam malam adalah warga Sidoarjo yang pulang dari Surabaya.
Bahkan dari mereka berkegiatan di luar wilayah bukan karena kepentingan yang diizinkan saat PSBB.
"Ini ada yang jalan-jalan dari rumah saudara, namun memang kita tidak menutup kemungkinan ada yang pulang kerja. Tapi kan jam malam ini tempat kerjanya bisa tutup lebih awal," ungkapnya.
Iskandar kembali mengingatkan kepada masyarakat untuk mematuhi peraturan PSBB Surabaya Raya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Gubernur Khofifah Apresiasi, Pemprov Jatim Borong 3 Penghargaan UB Halal Metric Award 2026
-
Gamelan Disita, Seniman Terusir: Pemkot Surabaya Segel Sekretariat DKS
-
Ironi di Balik Melesatnya Ekonomi Jatim: Sektor Pertanian Berjaya, Pengangguran Sarjana Tertinggi
-
Komplotan Pembalak Jati di Banyuwangi Digerebek, 5 Orang Kabur ke Dalam Rimba
-
Hardiknas, Gubernur Khofifah Luncurkan 40 Sekolah, Terima Rekor MURI & Hak Cipta Lagu "Jatim Cerdas"