SuaraJatim.id - Dua bocah ditemukan tewas di kolam pancing milik Miftahul Huda, yang masih dalam proses pembangunan pada Rabu (13/5/2020). Lokasi tempat pemancingan tersebut berada di Desa Sugih Waras, Kecamatan Candi, Jawa Timur.
Kolam pancing yang berukuran 6 X 10 meter ini sudah terisi air penuh. Dua bocah yang menjadi korban tenggelam itu berinisial SR (7) dan CDS (7) warga bocah setempat. Keduanya ditemukan warga dalam keadaan mengapung di tengah kolam.
Kapolsek Candi AKP Yulie Khrisna mengatakan pihaknya menduga kedua korban ini tidak bisa berenang.
“Dugaan sementara korban tak bisa berenang,” katanya seperti diberitakan Beritajatim.com - jaringan Suara.com.
Penemuan dua jasad tersebut berawal ketika Ro (13) dan Vi (13) bermain layang-layang di pinggir kolam milik Miftahul Huda.
Kemudian mereka melihat kedua korban mengapung di tengah kolam. Kedua saksi kemudian melapor ke Mufti Najib (51).
Setelah di TKP, Mufti memberitahukan kepada warga lainnya dan warga bergotong-royong guna memberikan pertolongan.
“Setelah mendapat laporan, polisi datang ke TKP melakukan evakuasi bersama warga,” terangnya.
Ajid, warga setempat menandaskan, sebelum keduanya ditemukan, warga ada yang mendengar suara anak-anak minta tolong.
Baca Juga: Sempat Hilang, Seorang Kakek di Magelang Ditemukan Tewas Tenggelam
“Saat warga sampai di kolam, keduanya sudah mengapung. Saat di lokasi, tubuh korban masih dalam keadaan lemas,” terangnya.
Kedua korban sempat dilarikan ke RSUD Sidoarjo. Sampai di UGD RSUD Sidoarjo, kedua korban dinyatakan meninggal. Hasil otopsi, tidak ada tanda-tanda kekerasan atau penyebab kematian yang lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
Terkini
-
Dorong Transaksi Resmi, BRI Hadirkan Layanan Valas di PLBN Motaain NTT
-
Skandal Dana Aspirasi: Ketua DPRD Magetan Ditahan Terjerat Korupsi Rp 242 Miliar
-
Adu Besi di Pagi Buta: Ceroboh Karena Sopir Lelah, Truk Asal Indramayu Ringsek di Bojonegoro
-
Pasar Baru Tuban Membara Lagi: Sedu Sedan Pedagang di Balik Puing 41 Kios
-
BGN Segel Dua SPPG di Pamekasan Akibat Fasilitas Kumuh