SuaraJatim.id - Uji coba penerapan New Normal atau kenormalan baru di Kabupaten Ponorogo mulai dilakukan pada Selasa (2/6/2020) di berbagai wilayah tersebut.
Konsekuensinya, warga harus menjalankan protokol kesehatan penanggulangan Covid-19 saat beraktivitas di berbagai tempat.
Dari pantauan beritajatim.com-jaringan Suara.com, di jalan HOS Cokroaminoto, yang menjadi salah satu jalan protokol lokasi uji coba new normal, terlihat toko-toko di sepanjang jalan tersebut sudah menyediakan fasilitas cuci tangan.
Namun yang menjadi sorotan tim gugus tugas, di tempat tersebut adalah pengendara, baik pengendara mobil atau sepeda motor, ditemukan masih tidak menggunakan masker. Akhirnya, pengendara yang tak menggunakan masker itu disuruh putar balik.
Meski begitu, ada juga petugas yang mencoba melakukan improvisasi dengan memberikan sanksi kepada pengendara tak bermasker berupa push up atau jalan jongkok. Sedangkan pengendara perempuan yang melanggar, diberi sanksi menghafal teks Pancasila.
“Jadi setiap tempat yang dijadikan uji coba new normal ini ada tim gugus tugas untuk melakukan pengawasan dan mendisiplinkan warga yang melanggar protokol kesehatan,” kata Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni pada Rabu (3/6/2020).
Sedangkan untuk petugas yang melakukan improvisasi terhadap pengendara yang melanggar, Ipong membolehkannya. Karena sanksi tersebut merupakan bentuk edukasi terhadap masyarakat supaya lebih peka terhadap kesehatannya sendiri.
“Boleh saja petugas mmeberikan hukuman push-up atau jongkok, kan setelah itu petugas memberikan masker secara gratis terhadap mereka yang melanggar,” katanya.
Baca Juga: Kisah Santri 13 Tahun Tularkan Corona ke Ibu, Ayah dan Adik di Ponorogo
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
RSUD Dr Soetomo Peringkat Pertama Nasional SCImago International Rankings 2026 Sektor Kesehatan
-
Harga Oli dan Ban Naik Bikin Bengkel di Jatim Kalang Kabut, Kelas Menengah Ikut Terjepit
-
Penambang Pasir Lumajang Terbakar Material Sisa Letusan Gunung Semeru 6 Bulan Lalu
-
Jelang Suro: Polsek Widodaren Sita 10 Knalpot Brong di Parkiran Sekolah
-
Bukan Sekadar Bangunan, Sekolah Rakyat Pasuruan Hadir dengan Fasilitas Mewah dan Ramah Disabilitas