SuaraJatim.id - Sebuah kafe yang berada di Kabupaten Blitar digerebek anggota kepolisian lantaran melakukan praktik prostitusi. Tempat bernama R3 Cafe di Kecamatan Nglegok tersebut diketahui berkedok karaoke yang menyediakan wanita penghibur.
Kapolres Blitar Kota AKBP Leonard M Sinambela ketika dikonfirmasi membenarkan hal itu. Penggrebekan tersebut dilakukan karena diduga sebagai lokasi prostitusi.
"Ya memang benar. Saya juga sudah tanya. Cuma untuk informasi lebih jauhnya bisa langsung ke Polda karena memang dilakukan oleh Polda Jatim," ujar Leonard ketika dikonfirmasi, Senin (29/6/2020).
Informasi yang dihimpun dari internal kepolisian, dalam penggrebekan itu petugas turut mengamankan belasan Ladies Companion termasuk beberapa karyawan serta seorang tamu.
Dari informasi yang dihimpun, penggerebekan yang dilakukan pada Kamis (25/6/2020) diamankan 19 orang yang terdiri dari 12 Ladies Companion (LC) atau pemandu lagu, seorang tamu, seorang kasir, empat waiters serta seorang sekuriti.
Pun saat melakukan penggerebekan, polisi ada seorang tamu yang sedang melakukan tindakan asusila bersama seorang pemandu lagu di dalam ruang karaoke.
Kemudian ada beberapa barang bukti yang juga diamankan. Seperti celana dalam dan bra wanita, kondom bekas pakai hingga uang Rp 1.845.000 dari kasir.
Untuk diketahui, Cafe R3 di Desa Ngoran merupakan rumah karaoke yang cukup tersohor di wilayah Kabupaten Blitar. Saat beberapa rumah karaoke di Kota Blitar tutup karena permasalahan izin, cafe R3 masih tetap buka.
Kontributor : Farian
Baca Juga: Tak Bisa Cari Duit, Sudarmono Jual Istrinya Rp300 Ribu Sekali Naik Ranjang
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Selamat Tinggal 'Zombi Digital': Sekolah di Jawa Timur Resmi Batasi Penggunaan Gadget
-
Cegah Dampak Negatif Digital, Pemprov Jatim Resmi Berlakukan Pembatasan Gadget di SMA/SMK/SLB
-
Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
-
Mimpi ke Tanah Suci yang Terhenti di Ambang Pintu: Kisah Pilu 15 Jemaah Calon Haji Sumenep
-
Groundbreaking JLKT dan Peresmian Air Bersih, Khofifah Wujudkan Bromo Aman dan Berkelanjutan