SuaraJatim.id - Pemberlakuan jam malam di Kabupaten Gresik untuk meminimalkan penularan Covid-19 membuahkan hasil makin banyaknya warga yang terpapar virus asal Kota Wuhan, China tersebut.
Dari data yang dimiliki Satga Covid-19 Kabupaten Gresik, tercatat jumlah warga yang terpapar positif mencapai angka 923 kasus. Tambahan kasus positif itu, berasal dari 12 kecamatan. Dari jumlah itu, Kecamatan Kebomas menyumbang 10 kasus disusul kemudian Manyar 5 kasus.
Sementara pasien yang masuk kategori pasien dalam pengawasan (PDP) mencapai 292 orang. Sedangkan yang sudah dinyatakan sembuh 104 orang. Pasien yang meninggal akibat virus ini ada 91 orang.
Kabag Humas dan Protokol Pemkab Gresik AM Reza Pahlevi mengatakan, ada tambahan 29 kasus dari semula 894 orang yang terpapar Covid-19.
“Pemberlakuan jam malam lebih ditingkatkan lagi mengingat masih banyak masyarakat yang tidak mengabaikan penegakan protokol kesehatan,” tuturnya seperti dilansir Beritajatim.com-jaringan Suara.com pada Selasa (7/07/2020).
Pemkab Gresik sebelumnya telah memberlakukan jam malam sesuai Perbup Nomor 22 tahun 2020, namun belum menunjukan hasil positif.
Lantaran itu, pihak Pemkab Gresik akan memberlakukan sanksi yang lebih tegas. Karena itu, masyarakat juga diimbau agar tidak seenaknya beraktivitas di luar meski tidak ada lagi pembatasan sosial berskala besar (PSBB).
“Meski sudah memasuki transisi new normal tingkat kesadaran masyarakat terhadap protokol kesehatan masih rendah,” paparnya.
Jajaran petugas yang berasal dari Kodim 0187, Polres Gresik, dan Dinas Satpol PP Gresik sebelumnya telah melakukan razia di sejumlah warung kopi yang kerap menjadi tempat nongkrong warga masyarakat. Pun area publik juga menjadi target lokasi razia juga.
Baca Juga: Positif! Pembawa Paksa Jenazah Pasien Corona di Gresik Terjangkit Covid-19
Selain itu, petugas juga telah menempelkan stiker imbauan pembatasan jam operasional, yakni mulai jam 22.00 hingga 04.00 wajib tutup untuk menghindari kerumunan massa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Babak Baru Korupsi Kebun Binatang Surabaya: Sprindik Jilid II Terbit, Aliran Dana ke Dewan Disorot
-
Jerat 6 Korban hingga Rp4 Miliar, Bos Arisan MeAow Resmi Dijebloskan ke Bui
-
Banjir Rendam Sawah, Petani Bawang Merah Tulungagung Rugi Belasan Juta
-
Hampir Mati Sia-sia! Detik-detik Pria Tulungagung Batal Jadi Tentara Bayaran Rusia
-
Kasus Penyadapan Prabowo, Haedar Nashir Beri Pesan Menohok ke Polri