SuaraJatim.id - Lini masa grup percakapan online dihebohkan kabar puluhan pegawai Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Malang positif COVID-19, Selasa (7/7/2020). Namun, kekinian pihak bank mengklaim hal itu hoaks alias kabar bohong.
Isi pesan tersebut menyebutkan bahwa BRI Cabang Malang di Jalan RE Martadinata Kota Malang menjadi kluster baru penyebaran COVID-19.
Berikut isinya:
Sekilas info.
BRI Cab yg di Jl.RE.Martadinata ( Kotalama ) Mlg menjadi kluster baru penyebaran Co-vid 19. Saat ini kantor BRI tsb ditutup utk sementara wkt.
Karyawan BRI yg meninggal 2 org
SuaraJatim.id lantas mendatangi kantor BRI di Jalan RE Martadinata tampak aktivitas pelayanan berjalan normal. Namun unit pelayanan dipindahkan di gedung lain yang masih dalam kompleks perkantoran.
Sedangkan gedung layanan utama ditutup. Tampak dua orang satpam mengenakan APD face shield berjaga. Saat dikonfirmasi mengenai kabar tersebut, pihak keamanan mengaku bahwa hal itu hoaks.
"Manajemen masih mencari siapa yang menyebarkan informasi itu," kata satpam yang enggan diberitakan namanya.
Saat wartawan ingin meminta klarifikasi resmi dari BRI, pihak keamanan menyatakan pimpinannya sedang tidak di tempat.
Baca Juga: Ribuan Orang per Hari Positif Corona, 7 Juli Total 66.226 Kena Covid-19
Terpisah, Juru Bicara Satgas COVID-19 Pemkot Malang dr Husnul Muarif mengatakan, bahwa memang terdata Pasien Dalam Pengawasan (PDP) meninggal, belum lama ini.
PDP yang dimaksud merupakan karyawan atau bekerja di BRI Malang. Namun, untuk tes swab yang menyatakan bahwa PDP positif atau negatif terpapar virus belum keluar hasilnya.
"Hasil swab belum ada hasilnya. Keterangan lebih lanjut meninggal masih saya konfirmasi. Saya belum ada hasilnya, barusan kemarin ini memang ada (karyawan BRI) meninggal," kata Husnul.
Terkait viral pesan berantai menyebutkan ada 30 karyawan BRI positif COVID-19, Husnul juga belum dapat memastikannya.
"Belum terkonfirmasi," imbuhnya.
Satgas COVID-19 Pemkot Malang saat ini masih dalam proses tracing atau pelacakan, usai dilaporkan PDP dari pegawai BRI Malang meninggal tersebut.
"Jadi, dia kan tinggal di sini cuma sama istrinya, sudah dilakukan tracing sama tim puskesmas. Tracing untuk serumah aja dan close contact-nya, ga sampe ke BRI seluruhnya," tutupnya.
Tag
Berita Terkait
-
Cerita Inspiratif: Desa Batuah Menyulam Harapan dari Hasil Alam
-
BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Promo Spesial Puma Speedcat Ballet dengan Bonus Gift Card Rp250 Ribu
-
BRI KKB Hadirkan Promo Pembiayaan Mobil Listrik, Bunga Mulai 3% Flat hingga 31 Agustus 2026
-
Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Pulih, Kejati Tegaskan Bank Bersih dari Aliran Dana Ilegal
-
BRI RO Yogyakarta Salurkan KUR Rp10,3 Triliun per Mei 2026, 250 Ribu UMKM Terima Manfaat
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
KADIN Surabaya Geram Listrik Byar Pet Sudah 2 Minggu: UMKM Rugi Besar
-
Bayang-Bayang Badai PHK Massal Menghantui Raksasa Otomotif di Mojokerto, Apa Kata Disnaker?
-
Munas dan Konbes NU di Ponpes Al-Falah Ploso Berlangsung Tegang, Aksi Saling Dorong Terjadi
-
Dosen Unair Ikut Demo Bersama Aliansi Rakyat Surabaya Menggugat, Tuntut Prabowo-Gibran Mundur
-
RSUD Dr Soetomo Peringkat Pertama Nasional SCImago International Rankings 2026 Sektor Kesehatan