SuaraJatim.id - Muhlisin gagal malam pertama karena ternyata istrinya lelaki. Istrinya baru dinikahi dan Muhlisin kaget bukan kepalang.
Muhlisin mengenal istrinya di media sosial. Selama pacaran tidak tahu jika istrinya itu lelaki, tahunya baru saat malam pertama. Kejadian ini awal bulan Juni lalu.
Lelaki 31 tahun itu warga Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat.
Bulan madu yang harusnya berlangsung manis, akhirnya berakhir di Kepolisian. Karena Muhlisin melaporkan istrinya dengan pasal penipuan.
Kasat Reskrim Polres Lombok Barat (Lobar), AKP Dhafid Shidiq SIK yang menangani kasus 'istriku lelaki' ini menjelaskan, Muhlisin telah melakukan pernikahan siri bersama seorang 'wanita' berinisial MIT. Di rumahnya yang bertempat di Kecamatan Kediri.
"Korban kenal dengan MIT ini melalui media sosial. Dan mulai tumbuh cinta dan sepakat menikah," tutur Dhafid Shiddiq di Mapolres Lobar.
Pernikahan yang direncanakan akhirnya terwujud dan dilaksanakan pada Kamis (2/6/2020) lalu. Dengan proses seadanya dan dihadiri beberapa saksi serta tokoh agama.
"Namun saudara Muhlisin mengalami beberapa kejanggalan, usai prosesi pernikahan," tutur Dhafid Shiddiq lagi.
Adapun kejanggalan dimaksud adalah, saat ingin hubungan seks.
Anehnya saat itu, istrinya menolak terus dengan alasan sedang kotor kain alias datang bulan. Kemudian di malam berikutnya, tiba-tiba MIT meminta cerai, dengan alasan dan permasalahan tak jelas.
Baca Juga: "Malam Pertamaku Gagal Karena Ternyata Istriku Lelaki"
Muhlisin yang bingung kemudian berusaha mencari tahu, penyebab kenapa istrinya menolak terus di malam pertama.
Dan lanjut mencari tahu juga identitas asli di tempat asal istrinya tinggal. Dan benar saja, apes dialami Muhlisin.
Dari keterangan Ketua RT, bahwa MIT perempuan yang sudah dinikahinya tersebut ternyata berjenis kelamin laki-laki.
Parahnya lagi itu baru diketahuinya setelah beberapa kali ditolak oleh istri lelakinya di malam pertama.
Berita Terkait
-
Harga Rp20 M tapi Cepat Rusak! Dugaan Korupsi Mesin Pengolah Sampah Pemkab Lombok Diusut Kejati
-
Pimpinan Ponpes di Lombok Barat Jadi Tersangka Dugaan Pelecehan Santriwati Berkedok Pengobatan
-
Heli dan Kapal Perang Dikerahkan untuk Evakuasi Penumpang KMP Putri Yasmin yang Terbakar
-
KPK Geledah Kantor Bupati Lombok Barat hingga PUPR, Sita Dokumen dan Alphard
-
KPK Geledah Sejumlah Lokasi di Lombok Barat, Buntut OTT Lalu Ahmad Zaini
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah
-
BRI Salurkan Kredit Rp1.645,5 Triliun dan Perkuat Pembiayaan UMKM
-
Obral Akun WA Rp500 Perak, Hacker Asal Krian Raup Rp100 Juta untuk Promosi Judol Kamboja
-
Modus Stempel Palsu & Belanja Fiktif: Ketua dan Bendahara KONI Pasuruan Dijebloskan ke Penjara
-
Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh