SuaraJatim.id - Seorang perempuan tewas terlindas truk trailer karena gagal mendahului truk saat naik motor. Peristiwa itu di jalur Pantura Tuban, dan kali ini terjadi di jalan raya Tuban-Gresik, Kelurahan Panyuran, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Minggu (19/7/2020) malam.
Akibat kejadian kecelakaan karambol itu satu korban yang merupakan seorang ibu-ibu langsung meninggal dunia di lokasi kejadian lantaran terlindas di bawah ban kendaraan truk trailer.
Sedangkan satu korban pemuda meninggal dunia saat dalam perawatan medis di rumah sakit karena kondisi juga mengalami luka parah.
Data yang dihimpun beritajatim.com, korban tewas dalam kecelakaan maut di jalur Pantura Tuban itu diketahui bernama Adi Setiawan (23), pengendara motor asal Kelurahan Sidorejo, Kota Tuban. Sedangkan untuk korban ibu-ibu diketahui bernama Ambarwati (49), warga Kelurahan Sidorejo, Kota Tuban.
Adapun peristiwa kecelakaan maut di jalan Deandles tersebut berawal saat Adi Setiawan mengendarai sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi (Nopol) S 4981 FX yang berboncengan dengan Ambarwati. Yang mana saat itu korban berjalan dari arah barat.
“Pengendara motor Honda Beat berjalan dari arah barat ke timur. Saat itu berusaha mendahului truk trailer dengan Nopol K 1800 EH yang berjalan searah. Truk trailer itu dikemudikan oleh Muhlisin, warga Kabupaten Rembang, Jawa Tengah,” terang AKP Argo Budi Sarwono, Kasat Lantas Polres Tuban.
Ketika motor beat melaju kencang mendahului truk trailer itu tiba-tiba dari arah berlawanan melaku sepeda motor Honda GL nopol S 2143 KT yang dikendarai Fuad Firmansah (25), pemuda asal Desa Sumurgung, Kecamatan Palang, Tuban. Lantaran jarak yang sudah dekat mengakibatkan kecelakaan dua motor itu tidak dapat terhindarkan.
“Setelah mengalami kecelakaan itu, penumpang sepeda motor Honda Beat bernama Ambarwati itu jatuh ke kiri dan kemudian terlindas kendaraan truk trailer tersebut. Akibatnya penumpang sepeda motor Beat meninggal dunia di TKP dan untuk pengendaranya meninggal dunia saat dalam perawatan di RSUD Tuban. Sedangkan pengendara sepeda motor GL hanya mengalami luka-luka,” papar Kasat Lantas.
Sementara itu, petugas kepolisian dari unit Laka Sat Lantas Polres Tuban yang tiba di lokasi langsung melakukan evakuasi terhadap ibu-ibu yang kondisinya berada di bawah ban truk trailer bermuatan berat itu.
Baca Juga: Banyak Kambing Mati di Tol Jagorawi karena Ban Mobil Pecah
Selanjutnya petugas melakukan olah TKP dan mencari keterangan para saksi guna mengetehaui penyebab pasti dari kecelaan maut di jalur Pantura Tuban itu.
Berita Terkait
-
Tragedi Luwu Tewaskan 3 Orang: Punya ABS dan Airbag, Kenapa Wuling Formo S Tetap Hancur Lawan Truk?
-
Kecelakaan Maut Kereta Tabrak Bus di Bangkok, Masinis Positif Narkoba
-
Horor MotoGP Catalunya 2026: Patah Tulang Leher, Alex Marquez Jalani Operasi Pasca Kecelakaan Parah
-
Brak Duar! Saksi Mata Ungkap Detik Horor Kecelakaan Maut Kereta vs Bus di Bangkok
-
Mirip Indonesia! Perlintasan Kereta Bangkok Jadi Mesin Pembunuh di Tengah Kota
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
UNU Blitar Akhirnya Rekomendasikan Pemecatan Dosen yang Melecehkan Mahasiswinya
-
Pecah Kaca di Siang Bolong: Fortuner Jadi Sasaran Empuk Maling Usai Ambil Uang di Bank Banyuwangi
-
Satu Hilang, Dua Nyaris Tewas: Tragedi di Balik Penggelontoran Air PLTA Wlingi Blitar
-
Tidak Digaji 4 Bulan, Kepala SPPG di Situbondo Mogok Kerja
-
Alasan Achmad Syahri Main Gim saat Rapat di DPRD Jember: Lupa Kasih Makan Sapi Virtual