SuaraJatim.id - Seorang tukang gali sumur, Saki (48) tewas terjatuh ke dalam sumur sedalam 9 meter. Saat itu Saki tengah menggali sebuah sumur dan memasang deker atau dinding beton siap pakai.
Kejadian itu di Kabupaten Bojonegoro, Senin (20/7/2020). Tepatnya di Desa Tlogohaji RT 17 RW 4, Kecamatan Sumberrejo. Jasad Saki masih belum ditemukan.
Kades Tlogohaji, Mualim mengatakan peristiwa itu terjadi pada Minggu (19/7/2020) pukul 15.30. Saat itu Saki telah selesai memasang tumpukan 18 deker di dalam tanah sedalam 9 meter. Kemudian Saki naik ke atas, sayangnya tanah mendadak masuk di sela-sela deker hingga mengubur tubuh Saki.
"Sebetulnya korban sudah selesai memasang deker," jelasnya di tempat kejadian perkara (TKP).
Melihat kejadian tersebut, dua rekan kerjanya bersama warga yang lain langsung menolong dengan cara melemparkan tali tambang ke dalam sumur. Namun upaya itu gagal karena Saki tidak menarik tali tersebut.
"Selanjutnya warga segera menghubungi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) setempat dan pencarian korban dimulai pukul 17.00 dengan dibantu eksavator. Sebab korban diperkirakan tertimbun tanah yang sangat dalam," tambahnya.
Pencarian Saki terus dilakukan sampai malam hari. Hingga berita ini diturunkan, pukul 12.00 pada Senin (20/7/2020), Saki masih belum ditemukan.
Selama pencarian sejumlah warga terlihat memadati lokasi kejadian untuk menyaksikan langsung proses pencarian.
"Di sisi lain keluarga korban saat kami hubungi telah menerima kejadian yang menimpa Saki sebagai musibah dan mengikhlaskan," ujarnya.
Baca Juga: Biadap! Syahroni Manfaatkan Facebook Cari Korban untuk Disetubuhi
Toni (23) warga sekitar mengatakan tengah menyaksikan proses pencarian korban. Dengan harapan Saki segera ditemukan dan segera dimakamkan
"Semoga jasad korban segera ditemukan dan langsung dimakamkan. Soalnya pas kejadian (Minggu 19/7/2020) pihak keluarga korban datang ke lokasi dan menangis histeris," ucapnya.
Kontributor : Yandri Yanto
Berita Terkait
-
Prabowo Tak Happy, Mendagri Setrap Pejabat Bojonegoro Gegara Realisasi Belanja Rendah: Jangan Bohong
-
Sindir Bojonegoro! Menkeu Purbaya Geram, Soroti Triliunan Rupiah Anggaran Daerah yang Mati Suri
-
KJRI Beberkan Fakta Baru Kecelakaan Bus Umrah: Bukan Kecelakaan Tunggal!
-
Pemain Persibo: Justice for Sepak Bola Indonesia, Ada Apa?
-
Tanggapi Keputusan PT LIB, Persibo Bojonegoro Minta Adanya Keadilan Setelah Jadi Korban Kekerasan
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu dan Rp10 Ribu di Tangerang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 3 Cara Melihat Data Kepemilikan Saham di Atas 1 Persen: Resmi KSE dan BEI
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 6 Sepatu Lari Lokal Berkualitas Selevel HOKA Ori, Cocok untuk Trail Run
Pilihan
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
-
Pelatih Al Nassr: Cristiano Ronaldo Resmi Tinggalkan Arab Saudi
-
WHO: 13 Rumah Sakit di Iran Hancur Dibom Israel dan Amerika Serikat
-
Bahlil Lahadalia: Bagi Golkar, Lailatul Qadar Itu Kalau Kursi Tambah
-
Gedung DPR Dikepung Massa, Tuntut Pembatalan Kerja Sama RI-AS dan Tolak BoP
Terkini
-
Khofifah Serahkan Truk Hasil Normalisasi, Percepat Target Zero ODOL 2027 di Jawa Timur
-
Pastikan Stok Pangan Aman, Khofifah Bersama Wapres Gibran Kunjungi Pasar Gelondong Gede Tuban
-
Oknum Satpol PP Madiun Diduga Tipu Warga hingga Ratusan Juta, Kini Diprores Pecat!
-
Cek 71 EWS, BPBD Jatim Pastikan Alat Peringatan Dini Siaga Saat Cuaca Ekstrem
-
Kronologi Tragis Petani di Madiun Tewas Kena Perangkap Tikus, Jasad Ditemukan dalam Sawah!