SuaraJatim.id - Seorang warga Sari Muksir (50) warga Desa Jatisari Kecamatan Kedungjajang di Lumajang tewas dibunuh oleh kakak iparnya sendiri bernama Buyar Dul Manaf (51).
Dikutip Suara.com dari Beritajatim.com, motif di balik aksi pembunuhan itu lantaran Dul sakit hati karena suka dibully oleh korban.
Kasus ini terkuak setelah Tim Kuro Polres Lumajang melakukan penyelidikan selama 9 hari.
Selama menyelidki kasus ini, petugas sering mendapat informasi simpang siur di masyarakat. Ada yang bilang, korban memiliki ilmu.Bahkan, ada warga pertiwa pembacokan di jalan desa disebabkan pelaku begal.
“Paling banyak bilang tidak tahu, dalam bahasa Madura, Tak Oneng” kata Kapolres Lumajang, AKBP Deddy Foury Millewa pada wartawan.
Menurutnya, polisi menemukan titik terang atas kasus tersebut setelah menggali apakah korban memilik masalah dengan orang lain atau tidak sebelum dibunuh di jalanan. Akhirnya mulai terkuak dan pelaku menunjukan kegelisahan saat pertemuan keluarga.
“Akhirnya pelaku mengakui aksinya (kepada) petugas,” kata dia.
Kronologi aksi pembunuhan terjadi saat korban berpapasan dengan pelaku. Keduanya sempat terlibat cekcok mulut setelah Dul tidak terima dengan umpatan korban. Lantaran merasa sering dibully, Dul langsung menghabisi nyawa korban dengan sebilah celurit.
“Korban alami luka bacok dibagian perut dan leher,” jelasnya.
Baca Juga: Rombongan Wisatawan di Danau Gatun Diserang, 7 Remaja Tewas
AKibat perbuatan, Dul kini telah meringkuk di sel tahanan Mapolres Lumajang. Dia dijerat Pasal 338 KUHP dan terancam maksimal hukuman penjara seumur hidup.
Berita Terkait
-
Diintai 2 Bulan, Detik-detik Pembunuhan Wakil Rektor ITB Indonesia di Tangan Kuli Bangunan
-
22 Tahun Berlalu, Aktivis Tetap Tuntut Keadilan untuk Munir
-
Misteri Mutilasi Tanah Merah Depok: Garis Polisi Melingkar, Warga Tak Kenal Korban dan Pelaku
-
Cari Honda Beat EA 6129 KB Milik Mahasiswi Tewas di Kos Mataram, Keluarga Siapkan Hadiah Rp20 Juta
-
Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu
Terpopuler
- Di Tangan Suahasil, MBG Jadi Prioritas Subsidi Energi Dipangkas
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- Tan Cheng Hoe Gerah Lihat Pemain Malaysia Larut dalam Kekecewaan: Stop Nangis
- 7 Sepatu Jalan Paling Awet yang Solnya Empuk untuk Perjalanan Jauh
Pilihan
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
Terkini
-
Bakar Ban dan Blokade Jalan! Massa Geruduk Polda Jatim Pertanyakan Kasus Pemalsuan Merek
-
BRI dan KPK Cetak Agen Perubahan Antikorupsi 2026
-
Bucin! Takut Diputus Cinta oleh Kekasih, Wanita Asal Malang Nekat Bikin Laporan Palsu ke Polisi
-
Sopir Towing Ngantuk di Lajur Cepat, 5 Kendaraan Tabrakan Karambol di Tol Sumo
-
Kabar Duka: Nyai Hj Mahfudhoh Putri Pendiri NU KH Wahab Chasbullah Wafat di Usia 82 Tahun