SuaraJatim.id - Warung kopi (warkop) Pitulikur menyediakan wifi gratis bagi para pelajar yang tengah sekolah online. Tak hanya itu, warkop yang kekinian tengah viral ini juga memberikan teh hangat dan kudapan secara gratis bagi para pelajar yang datang memakai seragam.
Pemilik warung Husin Gozali, yang akrab disapa Cak Cong ini, sengaja memfasilitasi para pelajar, yang sekolah via online. Disampaikan pada SuaraJatim.id, Rabu (22/7/2020) sore, bahwa memang dia berkeinginan membantu para pelajar.
"Ya saya coba membantu sebisa saya. Saya mengerti kebutuhan siswa dan orang tua, untuk sekolah via online itu membutuhkan kuota internet, maka semua siswa yang membutuhkan Internet dengan cara mudah harus beli lah, kasihan juga, apa lagi memakai aplikasi meeting zoom menguras kuota, itu awalnya," ujarnya.
Merasa prihatin dengan hal itu, pemilik warung yang biasa menjadi tongkrongan Suporter Persebaya ini memperbolehkan para pelajar memakai WiFi, menyediakan teh hangat, dan kudapan secara gratis.
"Merasa prihatin dengan hal itu, warkop saya kasih kesempatan buat para pelajar, untuk pakai wifi secara gratis, juga kami memberikan teh hangat buat siswa juga, juga perlengkapan print untuk pelajar yang belajar di warkop. Bonus teh hangat dan gorengan ini biar mereka semangat belajarnya," imbuh Cak Cong.
Tak hanya itu, salah satu anggota Bonek dari Green Nord ini juga kadang menanyakan niat para pelajar yang datang, apakah mereka bolos, pulang sekolah ataupun sengaja sekolah via online. Kalaupun ada yang berniat bermain game atau bolos, tak segan-segan ia mengingatkan para pelajar.
"Kalau anak berseragam pulang sekolah memang banyak, tapi kalau pagi enggak ada anak sekolah bolos di warkop ini, mungkin kalau jam 12 pulang sekolah dulu banyak. Saat ada siswa berseragam datang pasti kami tanya, jika mereka bilang sekolah online monggo (silakan), kita kasih teh hangat dan jajan gorengan," ungkapnya.
Warkop yang berada di Jalan Raya Bagong Ginayan ini didatangi banyak pelajar. Tak hanya pelajar dari daerah setempat saja yang datang, bahkan ada yang dari daerah Rungkut, yang jaraknya cukup jauh dari Bagong Ginayan.
"Kebanyakan dari jauh, aku ae enggak eruh teko endi (saya saja tidak tau dari mana), mereka warga dari luar, onok sing teko Rungkut barang hehehe (ada yang dari Rungkut juga)," jelasnya.
Baca Juga: 20 Orang Diciduk Usai Demo DPR, Polisi: Rata-rata Pelajar dan Pengangguran
Cak Cong berharap, jika cara dia membantu para pelajar, bisa ditiru oleh warkop lainnya, yang memiliki fasilitas WiFi.
"Ya aku prihatin, aku cuma ingin nyumbang, lah kalau ini menjadi sebuah gerakan, artinya gerakan untuk membantu di masa sulit seperti ini, ya monggo. Ayo belajar, dan bagi pemilik warkop yang dilengkapi wifi, mari fasilitasi adik-adik kita, agar adik-adik tidak ketinggalan pelajaran juga," pungkasnya.
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Berita Terkait
-
Viral Aksi Drifting Liar, Polisi Amankan Pelaku Berstatus Pelajar
-
Cara Mengganti Password WiFi Indihome, Mudah dan Praktis!
-
Gerakan Bonek Lawan COVID-19 Dapat Respons dari Ketua Gugus Tugas
-
Tawuran di Bogor, 1 Pelajar SMP Tewas Bersimbah Darah Terkena Celurit
-
Remaja Digilir 4 Pelajar di Hotel, DPRD: Kok Bisa Pesan, kan Harus Ada KTP?
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
5 Fakta Kebun Binatang Surabaya Usai Digeledah Kejati Jatim, Manajemen Pastikan Wisata Normal
-
Kasus Pencabulan Santriwati: Oknum Lora Bangkalan Ditahan Polda Jatim, Korban Dibawa Kabur 19 Hari!
-
Soal Bantuan Korban Gempa Pacitan, Ini Kata Wagub Jatim
-
Asrama Santri Pesantren di Pamekasan Terbakar, 2 Bangunan Ludes
-
Gempa Pacitan Rusak 8 Bangunan di Trenggalek, Termasuk Balai Desa