Sementara itu kabar baik datang dari RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. 9 dari 40 nakes yang terkonfirmasi positif dinyatakan negatif. 9 nakes yang sudah sembuh setelah masa karantina bisa kembali dipulangkan.
"Mereka sudah lepas karantina dan kemudian kami pulangkan untuk bertemu dengan keluarga. Nakes yang pulang terdiri 3 dokter, 2 administrasi, 5 perawat," kata Direktur RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, dr. Woro Endah Utami.
Secara keseluruhan, 40 nakes yang terkonfirmasi positif bertambah secara beberapa gelombang swab.
Gelombang pertama terdapat 9 orang, lalu bertambah jadi 30 pada gelombang kedua, kemudian berubah menjadi 40 nakes.
Woro mengakui semenjak 40 nakes terkonfirmasi COVID-19, jumlah masyarakat yang berobat ke RSUD Ngudi Waluyo berkurang drastis.
Dari 275 tempat tidur yang tersedia hanya terisi 25 bed.
"Padahal kami mengumumkan hasil swab ini agar masyarakat aman jika berobat di rumah sakit kami. Kami lakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona. Anggaran yang besar ini kami gunakan untuk memutus rantai penyebaran virus corona," tuturnya.
Di sisi lain, lanjut Woro, semenjak 40 nakes terkonfirmasi COVID-19, banyak dukungan mengalir. Melalui banner dan postingan di ponsel, berbagai lapisan masyarakat hingga Kapolda Jatim ikut memberi dukungan kepada para nakes di RSUD Ngudi Waluyo.
"Kami terharu dan berterima kasih. Karena dukungan itulah yang menguatkan kami. Kami bekerja siang malam untuk melayani masyarakat, melawan virus corona. Dukungan itu menguatkan kami semua yang ada di sini," tuturnya.
Baca Juga: Satgas Covid-19 Kembali Tegaskan Pandemi Corona Bukan Konspirasi
Woro meminta masyarakat tak perlu khawatir dengan nakes yang telah dipulangkan. Mereka yang telah negatif sudah tidak akan menulari masyarakat.
"Bapak Wakil Bupati juga sudah berkomunikasi dengan Pemerintah Desa untuk sosialisasi masyarakat. Kami yakinkan pada masyarakat bahwa nakes yang sudah negatif tidak akan menulari masyarakat," tutup Woro.
Kontributor : Farian
Berita Terkait
-
Benda Diduga Roket atau Rudal Ditemukan di Sungai Blitar, Tim Jibom Turun Tangan
-
Suka Doctor on the Edge? Ini 5 Drakor Medis Berlatar Daerah Terpencil
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Dentuman Misterius di Mushala Blitar, Dua Pemuda Terluka Parah Diduga Akibat Ledakan Mercon
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35
-
Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting
-
Bukan Minta Maaf, Pelaku Begal Payudara di Bangkalan Malah Bacok Suami Korban
-
Dicalonkan PWNU Jatim, Cicit KH Hasyim Asy'ari Usung Dua Agenda Besar untuk PBNU
-
Terobosan Muktamar NU: Bahas Usulan Zakat Jadi Diskon Langsung Pajak Terutang