Ilustrasi lelaki mengalami obesitas. (Shutterstock)
"Semua individu, terlepas dari ukuran atau komposisi tubuh, akan mendapat manfaat dari mengadopsi pola makan yang sehat dan seimbang dan melakukan aktivitas fisik secara teratur," katanya.
Namun, perlu dicatat bahwa menjaga berat badan seringkali sulit karena otak akan mengimbanginya dengan merasa lebih lapar, sehingga mendorong orang untuk makan lebih banyak.
Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa kebanyakan orang yang menurunkan berat badan saat diet justru kembali gemuk.
"Diet tidak berhasil," kata Ramos-Salas.
Dokter juga harus membuat kesepakatan dengan pasien sebelum mendiskusikan berat badannya untuk fokus pada tujuan kesehatan yang penting bagi mereka, alih-alih hanya memberitahu untuk mengurangi kalori.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Fakta-fakta Penemuan Bayi Laki-Laki di Kolong Meja Warung Gorengan di Lumajang
-
5 Fakta Maling di Pesawat Citilink Jakarta-Surabaya, 2 WNA China Ditangkap
-
Kasus Dana Hibah Jatim, KPK Hadirkan Gubernur Khofifah
-
5 Fakta Bocah 7 Tahun Tewas Hanyut di Selokan Driyorejo Gresik
-
BRImo Perkuat Bisnis BRI, Transaksi Digital Terus Meningkat