-
Polisi ungkap produksi petasan ilegal jelang Lebaran di Pamekasan.
-
Satu pelaku ditangkap, sebelas lainnya masih dalam pengejaran.
-
Tujuh korban luka akibat ledakan petasan dalam enam hari.
SuaraJatim.id - Jajaran Polres Pamekasan menggerebek rumah produksi petasan ilegal di Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur (Jatim).
Pengungkapan produksi petasan ilegal ini terjadi sehari menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, saat petugas melakukan operasi rutin di wilayah tersebut.
Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto mengatakan, pengungkapan produksi petasan ilegal di Pamekasan bermula dari patroli anggota Polsek Larangan.
Saat itu, petugas mendengar suara ledakan keras dari salah satu rumah warga yang langsung memicu penyelidikan.
"Pengungkapan produksi petasan ini berkat operasi yang dilakukan Polsek Larangan sehari menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kemarin," katanya, Sabtu (21/3/2026).
Tim yang mendengar ledakan langsung menuju lokasi kejadian. Di tempat itu, polisi menemukan aktivitas produksi petasan ilegal Pamekasan yang dilakukan oleh seorang warga berinisial D (18), asal Dusun Duwak Tinggi, Desa Blumbungan.
Pelaku berhasil diamankan bersama sejumlah barang bukti berupa petasan siap pakai dengan berbagai ukuran.
"Tim yang mendengar adanya ledakan tersebut langsung menuju tempat kejadian perkara dan di sana terungkap bahwa ledakan tersebut terjadi di lokasi produksi petasan yang dilakukan oleh warga berinisial D ini," katanya.
Kapolres mengungkapkan, terdapat 12 orang yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Namun, hanya satu pelaku yang berhasil ditangkap, sementara 11 lainnya melarikan diri.
"Tapi, nama-nama ke 11 orang yang melarikan diri ini sudah kami kantongi dan kini dalam pengejaran tim Reskrim Polres Pamekasan," katanya.
Dari lokasi, polisi menyita ratusan petasan ukuran 3 hingga 12 cm, petasan renteng sepanjang 3 meter, serta bahan peledak seperti 5 kilogram bubuk mesiu, belerang, serbuk arang, tepung kanji, dan 2 kilogram booster kelingking.
Selain itu, turut diamankan alat produksi seperti timbangan elektrik, pipa besi, alat perekat, hingga selongsong petasan.
Petugas juga menyita tiga unit telepon seluler, empat sepeda motor, dan plastik bahan balon udara. Untuk pengamanan, polisi berkoordinasi dengan tim Penjinak Bom Brimob Polda Jawa Timur.
"Saat ini, kami berkoordinasi dengan tim Penjinak Bom Brimob Polda Jatim untuk penanganan material bahan peledak agar tetap aman," katanya.
Kapolres turut meminta 11 pelaku yang masih buron untuk segera menyerahkan diri. Sementara itu, catatan kepolisian menunjukkan dalam enam hari terakhir terdapat tujuh korban luka akibat ledakan petasan.
Berita Terkait
-
Pungli Berjamaah di Dinas ESDM Jatim: 19 Pegawai Kembalikan Duit 'Panas' Rp707 Juta ke Jaksa
-
Derbi Jatim Arema FC vs Persebaya Surabaya Terancam Batal di Kanjuruhan
-
Aturan Baru Purbaya: Jatim Jadi Provinsi Terbanyak Dapat Jatah Hasil Cukai Tembakau
-
Dentuman Misterius di Mushala Blitar, Dua Pemuda Terluka Parah Diduga Akibat Ledakan Mercon
-
Polisi Sita Puluhan Petasan Hingga Samurai dari Konvoi Remaja Berkedok Berbagi Takjil di Taman Sari
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tolak Rekrutmen Manajer KDMP: Protes Massal Pengurus Koperasi Desa Merah Putih ke DPRD Blitar
-
Sembilan Tahun Sembunyi, Jejak Sang Penipu Mebel Terhenti di Kapas Krampung Surabaya
-
Penjual Tempe Probolinggo Tak Berdaya Motornya Dirampas Begal Bercelurit
-
Strategi Blusukan Desa di Jatim Manjur! Indosat Panen 14,4 Juta Pelanggan
-
Kasa Tertinggal di Tubuh: Diskes Tulungagung Kawal Dugaan Malapraktik yang Kini Masuk Ranah Polisi