SuaraJatim.id - Seorang hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya terkonfirmasi positif Covid-19. Hakim tersebut sempat pulang ke kampung halamannya untuk merayakan Idul Adha bersama keluarga.
Humas PN Surabaya Martin Ginting mengatakan hakim tersebut lebih dulu mengajukan cuti selama dua minggu dan pulang ke kampung halamannya di Jawa Barat.
“Jadi saat Idul Adha kemarin yang bersangkutan pulang ke Jawa Barat, yang bersangkutan berkumpul dengan keluarganya yang ada di daerah Jawa Barat,” ujar Ginting, seperti dikutip dari beritajatim.com- jaringan Suara.com, Rabu (5/8/2020).
Menurut Ginting, jadi penularan hakim tersebut kemungkinan besar dari Jawa Barat dan bukan berasal dari lingkungan pengadilan.
Saat pulang ke Jawa Barat masih kata Ginting, hakim tersebut naik pesawat dan sebagai syarat izin pemberangkatan hakim itu sudah melakukan rapid tes. Sehingga sumber penularan bukan berasal dari pengadilan melainkan diduga dari kampung halamannya.
“Dia naik pesawat sudah rapid. Jadi bukan di Surabaya tertularnya,” lanjutnya.
Sementara itu, untuk kesembilan pegawai yang reaktif sudah melaksanakan tes swab. Saat ini mereka menjalani isolasi mandiri di rumah selama 14 hari.
“Mereka sudah diminta untuk isolasi mandiri di rumah sambil menunggu hasil swab nya keluar,” ucapnya.
Baca Juga: Cegah COVID-19 di Lingkungan Sekolah, Mahasiswa UMM Adakan Sosialisasi
Berita Terkait
-
Hakim PN Surabaya Tertular Virus Corona saat Pulang Kampung ke Jawa Barat
-
9 Pegawai PN Surabaya Reaktif Virus Corona
-
Digugat Harta Gono-gini oleh Mantan Suami, Jenita Janet Menangis
-
1 Hakim di PN Sidoarjo Positif Corona, Sidang Ditunda, 10 Hakim Diisolasi
-
Terbukti Lalai, Terdakwa Kasus Susur Sungai Dituntut 2 Tahun Penjara
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Lampu Mati Berujung Kobaran Api: Bus Mewah Double Decker Gunung Harta Hangus di Tol Madiun
-
Gubernur Khofifah Beri Kado Kemerdekaan HUT ke-81 RI: Bebaskan Pajak Daerah, Ringankan Beban Warga
-
Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
-
Setelah 40 Hari, Mengapa Makam Pegawai Kejari Mojokerto Tiba-tiba Dibongkar?
-
Jemaah Pengajian Ditemukan Tewas di Lereng Asta Sumbersuko Situbondo