SuaraJatim.id - Eks Asrama mahasiswa Poltekkes Malang di Jalan DR. Soetomo dialihfungsikan menjadi rumah karantina bagi pasien COVID-19. Rumah karantina ini nantinya akan difungsikan menampung pasien tanpa gejala.
Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Blitar, Hakim Sisworo mengatakan ada 27 kamar tidur yang disediakan untuk perawatan pasien tanpa gejala. Seluruh fasilitas yang ada di dalam sudah siap digunakan mulai Rabu (12/8/2020) besok.
"Kami masih menunggu SOP Dari Dinkes untuk memfungsikan asrama Poltekkes," ujarnya, Selasa (11/8/2020).
Hakim menjelaskan, perawatan pasien COVID-19 saat ini akan terfokus di dua lokasi.
Selain bekas asrama mahasiswa Poltekkes, lokasi lain yang dipakai merawat pasien terkonfirmasi COVID-19 berada di RSUD Mardi Waluyo.
Sebanyak 13 tempat tidur disiapkan di rumah sakit rujukan tersebut. Total ada 40 tempat tidur yang tersedia bagi pasien COVID-19 termasuk 27 bed di asrama mahasiswa Poltekkes.
Alih fungsi bekas asrama mahasiswa ini, lanjut Hakim, merubah rencana awal lokasi karantina bagi pasien tanpa gejala. Sebelum diputuskan di jalan DR Soetomo, tempat karantina OTG rencananya ada di gedung Puskesmas Pembantu.
Hakim menuturkan, isolasi pasien mandiri di rumah ternyata tidak efektif. Yang ada justru pasien malah menyebarkan virus corona kepada anggota keluarganya sehingga jumlahnya bertambah.
Oleh sebab itu, gugus tugas menggunakan tempat khusus sehingga penularan virus corona bisa ditekan seminimal mungkin.
Baca Juga: Tegarnya! Mantan Istri Jadi Saksi Suami Nikah Lagi di Tahanan
"Makanya kemudian kami pindahkan ke rumah isolasi," kata Hakim.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Penanggulan Bencana Daerah tersebut menambahkan, pengelolaan rumah isolasi itu akan diserahkan kepada relawan.
Di samping itu, Dinas Kesehatan akan menyiapkan paramedis untuk memantau para pasien.
"Kalau untuk pengamanan, kita juga akan dibantu dari TNI dan juga kepolisian," pungkasnya.
Data terbaru pasien COVID-19 per Selasa (11/8/2020) bertambah 3 orang menjadi 61 pasien secara komulatif. Jumlah itu terdiri atas 40 pasien sembuh, 6 meninggal dunia, 12 Orang dirawat di rumah sakit rujukan, sedang 3 lainnya isolasi di rumah.
"Hari ini 1 kasus suspeck meninggal dunia, hasil swab positif, 2 orang tambahan lainnya adalah pelaku perjalanan dari luar kota," jelas Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Blitar, dr. Muhammad Muchlis dalam laporan tertulisnya.
Berita Terkait
-
Benda Diduga Roket atau Rudal Ditemukan di Sungai Blitar, Tim Jibom Turun Tangan
-
Dentuman Misterius di Mushala Blitar, Dua Pemuda Terluka Parah Diduga Akibat Ledakan Mercon
-
Trip Singkat 4 Jam di Blitar: Dari Rumah Masa Kecil Bung Karno Sampai "Umrah" Singkat
-
Tragedi Malam Berdarah di Blitar, Menantu Habisi Mertua Usai Dicaci Maki dan Diancam Pakai Gergaji
-
Geger di Blitar, Menantu Perempuan Tega Tusuk Leher Mertua, Jasad Ditemukan Anak Kandung
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Lutung Jawa Dipelihara Warga di Bondowoso Dievakuasi, Kini Jalani Rehabilitasi
-
Geger di Lapangan Kodim Ponorogo: Dikira Tidur, Pria Misterius Ditemukan Tak Bernyawa di Selokan
-
Pasangan Pencuri Gasak Vario Karyawan RSUD Jombang di Depan Kamar Mayat
-
Misteri 4 Huruf di Menara Ponpes Tambakberas: Pesan Langit KH Hasbullah Said Tentang Kemerdekaan RI
-
Menggantung Nyawa di Wadah Ikan: Kisah Nelayan Situbondo Terombang-ambing 48 Jam di Laut Lepas