SuaraJatim.id - Mobil Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto tabrak seorang perempuan hingga tewas. Perempuan itu ditabrak di Jalan Raya Ketapanrame, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Rabu (19/8/2020).
Korban diketahui bernama Warini Seryawati (33), warga Dusun Slepi, Dusun Ketapanrame, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto. Dia meninggal saat menjalani perawatan di RSUD Prof. Soekandar Mojosari.
Kejadian kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 10.45 WIB, yang melibatkan korban Warini (33) setelah motor yang dikendarainya Honda Beat dengan nomor polisi N-2872-TBG melaju dari arah Trawas ke Mojosari atau timur ke barat.
Sesampai di lokasi, kendaraan dari arah berlawanan datang, yakni Toyota Rush plat merah nopol S-1192-NP yang dikemudikan Budi Waluyo Widiyanto (55), seorang Pegawai Negri Sipil (PNS) asal Desa Randuagung, Kecamatan Singosari, Malang.
"Kejadian laka tak bisa dihindari akhirnya, yang bersangkutan (pengendara mobil) diketahui seorang pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto," kata Kanit Laka Lantas Polres Mojokerto IPDA Wihandoko.
Wihandoko menjelaskan, hasil dari olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan kronologi kecelakaan hingga menewaskan pengendara motor di tanjakan Jalan Raya Ketapanrame, Kecamatan trawas, Kabupaten Mojokerto dipicu oleh pendeknya jarak antara kedua kendaraan. Korban meninggal, karena mengalami luka cukup parah di bagian kaki hingga kepala.
Mobil yang dikendarai Budi (PNS) berusaha mendahului atau menyalip kendaraan lain yang tidak diketahui identitasnya.
Kemudian dari arah berlawanan datang motor yang dikendarai korban Warini (33) hingga terjadi tabrakan tidak terelakan lagi.
"Ya mungkin karena posisi di tanjakan, sehingga saat mobil ini menyalip kendaraan di depan nya tidak seberapa terlihat oleh kendaraan yang ada di depannya pas. Karena jaraknya yang cukup dekat sehingga kecelakaan tidak bisa dihindari," paparnya.
Baca Juga: Terguling & Terbakar di Pandeglang, Polisi Sebut Bus Damri Alami Rem Blong
Berita Terkait
-
Sedih, Marc Marquez Menangis saat Jelaskan Kondisi Fisiknya pada Tim Ducati
-
Melihat Pengembangbiakan Unta Australia di Mojokerto
-
Dituding Lamban oleh DPR, KNKT Bongkar Alasan Investigasi Kereta Bekasi Tak Kunjung Usai
-
Menhub Absen Karena Sakit, DPR Tunda Rapat Bahas Rentetan Kecelakaan Kereta Api Bekasi Timur
-
Anggota DPR Kecewa Menhub Absen Rapat Kecelakaan Maut: Yang Punya Gawe Kok Nggak Hadir?
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Detik-Detik Dramatis Evakuasi Sopir Pikap yang Terjepit dalam Kecelakaan Beruntun di Ngawi
-
Asap Ngebul di Ruang Rapat DPRD Jember: Bupati Kaget, BK Tak Berdaya Karena Aturan
-
Saya Khilaf: Anggota DPRD Jember Minta Maaf Usai Viral Main Gim dan Merokok saat Rapat
-
Pemuda Trowulan Tewas Usai Tabrak Truk Diam di Bahu Jalan Sambiroto Mojokerto
-
Buntut Viral Intimidasi Turis China: Sopir Angkutan di Probolinggo Akhirnya Minta Maaf