SuaraJatim.id - Kecelakaan maut yang terjadi di jalur Pantura Tuban KM 15-16, Dusun Bogang, Desa Beji, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Senin (7/9/2020), antara mobil Kijang dengan truk diesel bermuatan ikan menyebabkan enam orang meninggal dunia di lokasi kejadian.
Enam orang itu semuanya penumpang mobil kijang. Sementara satu penumpang lagi selamat. Anehnya, satu penumpang selamat tidak mengalami luka sedikit pun. Bahkan, setelah dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit, korban selamat atas nama Sudarmoko (29) tidak mengeluh adanya sakit.
"Alhamdulillah korban selamat setelah kita evakuasi ke rumah sakit tidak ada keluhan sama sekali. Bahkan luka sedikit pun tidak ada. Kalau sedikit trauma memang iya," kata AKP Argo Budi Sarwono pada Suara.com, Senin (7/9/2020) saat dihubungi melalui telepon.
Lebih lanjut Argo menjelaskan, kecelakaan yang terjadi sekira pukul 11.30 WIB tersebut, yang dipastikan selamat ada dua orang. Satu penumpang Kijang dan satu lagi sopir truk.
"Yang selamat dua. Sopir truk dan penumpang Kijang. Posisi penumpang Kijang yang selamat ini berada di samping kiti pengemudi. Nah, yang meninggal ini pengemudi dan penumpang bangku tengah dan belakang kijang," katanya.
Diberitakan sebelumnya, kecelakaan maut terjadi di jalur Pantura Tuban KM 15-16, Dusun Bogang, Desa Beji, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Senin (7/9/2020). Kondisi mobil Kijang dengan nomor polisi K 8825 BE yang mengangkut tujuh penumpang itu kini kondisinya rusak parah.
Kronologisnya, semula mobil kijang itu berjalan dari arah barat. Saat sampai di TKP berusaha mendahului kendaraan lain di depannya dengan kecepataan tinggi. "Sepertinya nyalip kanan," kata Jasmari, salah satu warga yang ada di TKP, Senin (07/09/2020).
Ketika mobil tersebut nyalip kanan dari arah berlanawan melaju dengan kecepatan tinggi truk diesel pengangkut ikan dengan nopol S 8252 HJ. Karena jarak yang terlalu dekat membuat kecelakaan mobil kijang dengan truk diesel itu tidak dapat terhindarkan.
Benturan keras menyebabkan Kijang mengalami rusak parah dan semua penumpangnya termasuk pengemudinya terlempar keluar kendaraan. Enam orang meninggal, satu korban terjepit di dalam kendaraan.
Baca Juga: Kecelakaan Maut di Tuban, Kijang Terbelah Enam Orang Tewas
"Untuk korban meninggal di TKP ada 6 orang. Saat ini sudah dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit," ujar AKBP Ruruh Wicaksono, Kapolres Tuban saat berada di TKP kecelakaan maut itu.
Hingga saat ini petugas kepolisian dari Sat Lantas Polres Tuban masih melakukan olah TKP guna mencari penyebab pasti kecelakaan maut itu. Sementara untuk pengemudi truk berhasil selamat dan sudah diamankan oleh petugas.
Berikut identitas pengemudi dan penumpang MPP Kijang No. Pol. K-8824-BE yang meninggal dan selamat.
1. ISMAIL, Lks, 43 Th, Pengemudi, Dsn. Krajan RT. 02 RW. 04 Ds. Dingil Kec. Jatirogo Kab. Tuban (MD) (sopir)
2. KADI, Lks, 59 Th, Swasta, Ds. Dingil RT. 26 RW. 07 Kec. Jatirogo Kab. Tuban (MD)
3. SUMINI, Pr, 58 Th, IRT, Ds. Dingil RT. 26 RW. 07 Kec. Jatirogo Kab. Tuban (MD)
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Persebaya Babak-belur di Kandang Borneo FC, Ini Dalih Bernardo Tavares
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
Terkini
-
Tragis! Bocah 8 Tahun Tewas Terseret Arus Sungai Kalibaru Banyuwangi
-
Ular Piton 4 Meter Telan Kucing di Penangkaran Surabaya, Evakuasinya Dramatis
-
Mengenal BUDDY, Alat Deteksi Dini Kanker Payudara Karya Mahasiswa Brawijaya
-
Angin Kencang Rusak 4 Sekolah dan Belasan Rumah di Jember, Atap Bangunan Beterbangan
-
Gunung Semeru Erupsi Disertai Awan Panas Guguran, Sehari Capai 9 Kali Letusan