SuaraJatim.id - Jelang proses penetapan Pasangan Calon Wali Kota Blitar, kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) di kota tersebut mendapatkan teror.
Sejumlah petugas penyelenggara di tingkat bawah dilaporkan mengalami trauma psikis akibat teror tersebut. Bahkan, sebagian di antaranya ada yang takut untuk bekerja dalam lanjutan tahapan Pilwali Blitar 2020.
Hal tersebut diungkapkan oleh Komisioner KPU Kota Blitar Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Rangga Bisma Aditya melalui WhatsApp, Kamis (10/9/2020) malam.
Pascateror, KPU berencana akan melakukan konsultasi dengan aparat Kepolisian Resor (Polres) Blitar Kota. Selain itu, KPU juga akan membawa sejumlah bukti terkait teror tersebut dalam rangka laporan ke polisi.
"Mengakibatkan adanya gangguan psikis terhadap beberapa penyelenggara dalam melaksanakan tahapan yang sedang dijalankan," katanya.
"Kami akan berkonsultasi sambil membawa sejumlah alat bukti kepada pihak Polres Blitar Kota," sambungnya.
Ketika dikonfirmasi lebih lanjut, Rangga belum mau menjelaskan secara detail bentuk barang bukti yang dipakai untuk meneror sejumlah penyelenggara di bawahnya.
Ia bersikukuh belum ingin memberi petunjuk. Rangga hanya memberi sinyal kalau alat yang dipakai untuk meneror hirarkinya berwujud barang.
Lalu barang apakah yang dimaksud Rangga? Apakah berupa lemparan batu? Atau benda lain?
Baca Juga: Nama Dicatut, Peretas Akun Komisioner KPU Blitar Minta Uang Rp 1,5 Juta
"Barang mas. Besok kita infokan," ujarnya.
Belum diketahui hingga kini barang apa yang dimaksudkan oleh Rangga hingga menyebabkan luka psikis bagi para petugas di lembaganya.
"Yang jelas secara mental/psikis kami terganggu. Sudah ya mas. Besok akan kami sampaikan, please!" pungkasnya.
Kontributor : Farian
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Kurang Makan, Ternyata Ini Biang Keladi Belasan Rusa di Pendopo Tulungagung Kurus
-
Khofifah Optimistis Jatim Pertahankan WTP saat Hadiri Entry Meeting LKPD 2025 BPK RI
-
BRI Dominasi Penghargaan Dealer Utama 2025, Dukung Pembiayaan Negara
-
Sempat Lumpuh Total Diterjang Longsor, Akses Utama Malang-Lumajang Kini Sudah Bisa Dilalui
-
Badai di Kejati Jatim: Terjaring 'Operasi Senyap', Aspidum dan Sejumlah Kasi Dicopot Mendadak